PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru menghadirkan kebijakan istimewa dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242. Seluruh warga mendapatkan fasilitas parkir gratis di berbagai pusat perbelanjaan dan rumah sakit swasta yang tersebar di wilayah ibu kota Provinsi Riau tersebut.

Kebijakan bebas biaya parkir ini berlaku selama tiga hari penuh, mulai dari Senin (22/6/2026) hingga Rabu (24/6/2026). Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya pemerintah untuk memberikan kenyamanan bagi warga yang hendak beraktivitas maupun mendapatkan layanan kesehatan di hari bahagia kota.

"Hari Jadi Pekanbaru ke-242 adalah pesta rakyat. Kami ingin seluruh warga merasakan langsung kemeriahannya tanpa perlu dibebani biaya parkir saat mendatangi pusat perbelanjaan atau saat harus berobat dan menjenguk keluarga di rumah sakit," ujar Agung, Jumat (19/6/2026).

Berdasarkan instruksi resmi yang ditandatangani Agung bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, daftar lokasi yang memberlakukan kebijakan ini mencakup Mall SKA, Mall Pekanbaru, Living World, Citra Plaza, Plaza Senapelan, Sadira Plaza, Metropolitan City, Plaza Central, serta 88 Plaza. Selain itu, fasilitas serupa juga berlaku di Transmart, Lotte Grosir, Planet Swalayan, Pasar Buah Nangka, Plaza Sukaramai, dan seluruh rumah sakit swasta di Pekanbaru.

Pemerintah kota menegaskan tidak akan memberikan toleransi bagi pengelola maupun oknum juru parkir yang mencoba menarik biaya selama periode tersebut. Agung bahkan menginstruksikan masyarakat untuk berperan aktif mengawasi implementasi kebijakan ini di lapangan. Jika ditemukan pungutan liar, warga diminta segera mendokumentasikan bukti dan melaporkannya kepada dinas terkait untuk ditindaklanjuti.

"Jika kedapatan masih ada yang memungut biaya parkir, segera laporkan ke dinas terkait atau kanal pengaduan Pemko. Akan langsung kita tindak tegas di tempat untuk menerima konsekuensinya! Tidak ada toleransi bagi yang melanggar kenyamanan warga di hari jadi kota kita," tegasnya.

Selain bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, kebijakan ini diharapkan mampu mendongkrak perputaran ekonomi di sektor ritel, jasa, dan hiburan selama masa perayaan hari jadi kota. Dengan meningkatnya aksesibilitas menuju pusat keramaian, pemerintah optimistis suasana perayaan HUT ke-242 akan semakin hidup dan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.***