
PEKANBARU –PSPS Pekanbaru mengamankan kemenangan 2-1 atas PSMS Medan pada pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Minggu (11/10/2026). Gol Hamzah Deva pada menit ke-81 menjadi penentu kemenangan tuan rumah setelah kedua tim bermain imbang hingga pertengahan babak kedua.
Bermain di hadapan 13.040 penonton, PSPS sempat unggul lebih dahulu melalui Dimas Wicaksono pada menit ke-48. Namun, PSMS yang harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-31 mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Javier Siverio Toro pada menit ke-58. PSPS kemudian memastikan tiga poin lewat gol perdana Hamzah Deva bersama Askar Bertuah.
Pertandingan berlangsung terbuka sejak babak pertama. Kedua tim berusaha membangun serangan untuk mencari gol pembuka. PSMS memperoleh kesempatan pada menit ke-28 melalui skema umpan silang, tetapi peluang tersebut belum mengubah kedudukan.
Semenit berselang, PSPS merespons lewat tendangan Asir Aziz dari luar kotak penalti menggunakan kaki kanan. Bola yang mengarah ke pertahanan PSMS berhasil dibendung dan tidak menghasilkan tendangan sudut.
Tuan rumah kembali mengancam pada menit ke-30. Kali ini, umpan silang lambung diarahkan kepada Asir Aziz, tetapi peluang tersebut belum menghasilkan gol.
Pertandingan kemudian memasuki fase penting ketika Rizdjar Nurviat menerima kartu merah pada menit ke-31 akibat pelanggaran terhadap Asir Aziz. PSMS harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Meski demikian, PSPS belum mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain hingga babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Memasuki babak kedua, PSPS langsung meningkatkan intensitas serangan. Keunggulan jumlah pemain coba dimanfaatkan dengan mempercepat transisi dari pertahanan ke lini depan.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-48. Berawal dari serangan balik, Asir Aziz menggiring bola dari sisi kanan sebelum mengirimkan umpan terobosan kepada Antonio Augusto Gamaroni. Gamaroni kemudian melihat Dimas Wicaksono berada dalam posisi bebas dan mengirimkan umpan yang diselesaikan Dimas melalui tendangan tap-in menggunakan kaki kanan.
Gol tersebut membawa PSPS unggul 1-0. Bagi Dimas, gol itu menjadi torehan beruntun setelah sebelumnya mencetak gol semata wayang saat PSPS menghadapi Semen Padang.
Hanya berselang semenit, PSPS kembali memperoleh peluang dari sisi kanan. Asir Aziz menerima bola dari skema serangan di sisi tersebut dan mencoba melepaskan tembakan, tetapi upayanya berhasil dihentikan penjaga gawang PSMS.
Namun, keunggulan PSPS tidak bertahan lama. Pada menit ke-58, PSMS menyamakan kedudukan melalui situasi sepak pojok. Bola yang dikirimkan ke kotak penalti disambut sundulan Javier Siverio Toro yang mengarah ke gawang PSPS.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1. Bagi Siverio, gol itu merupakan gol kesembilannya pada musim ini, sekaligus menjaga peluang PSMS mencuri poin meski bermain dengan 10 pemain.
PSPS kembali menekan pada menit ke-63. Dari sisi kiri, Ilham Syafri Noer naik membantu serangan, melewati seorang pemain lawan, lalu menusuk ke arah pertahanan PSMS. Ia mengirimkan operan kepada Dimas Wicaksono yang berada di sekitar titik penalti. Namun, penyelesaian Dimas masih dapat dibendung pemain bertahan lawan.
Memasuki pertengahan babak kedua, PSMS tetap mampu mengalirkan bola melalui operan-operan pendek meski kehilangan satu pemain. PSPS belum sepenuhnya mampu memaksimalkan keunggulan jumlah pemain untuk mendominasi permainan dan menciptakan peluang bersih.
Pada menit ke-67, Dimas kembali memperoleh kesempatan setelah menerima umpan silang dari Natanael Siringoringo. Bola yang mengarah kepada Asir Aziz disambut dengan sundulan, tetapi tidak mengarah tepat ke gawang. Bola kemudian jatuh ke hadapan Natanael, yang melepaskan tendangan, tetapi masih melebar dari sasaran.
PSPS kembali mengancam melalui tendangan bebas pada menit ke-73. Pelanggaran di sisi kanan luar kotak penalti memberi tuan rumah kesempatan mencetak gol. Hamzah Deva yang menjadi eksekutor melepaskan tendangan melengkung yang melintas tipis di sisi kiri atas gawang PSMS.
Enam menit kemudian, PSPS kembali membangun serangan dari sisi kanan. Natanael Siringoringo mengirimkan umpan silang kepada Antonio Augusto Gamaroni. Namun, sundulan Gamaroni masih melenceng jauh dari tiang gawang.
Tekanan PSPS akhirnya menghasilkan gol penentu pada menit ke-81. Melalui serangan balik dari sisi kanan, Dimas Wicaksono menggiring bola ke area dalam sebelum mengirimkan umpan silang mendatar ke arah Hamzah Deva. Pergerakan Antonio Gamaroni membuat pertahanan PSMS terkecoh, sehingga Hamzah memperoleh ruang untuk menyelesaikan peluang tersebut.
Hamzah melepaskan tendangan yang berbuah gol dan membawa PSPS kembali unggul 2-1. Gol itu sekaligus menjadi gol pertamanya bersama PSPS Pekanbaru.
Setelah gol tersebut, PSPS berupaya mempertahankan keunggulan. Pelatih Akhyar Ilyas melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Hamzah Deva untuk menggantikan Aulia Ramadhan. Ilham Fathoni juga masuk menggantikan Asir Aziz.
Wasit memberikan tambahan waktu empat menit pada akhir babak kedua. Dalam sisa waktu tersebut, PSPS berusaha menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan 2-1 menjadi hasil akhir pertandingan. PSPS berhasil mengamankan tiga poin di kandang sendiri setelah sempat kehilangan keunggulan, sedangkan PSMS harus pulang tanpa poin meski mampu menyamakan kedudukan dengan 10 pemain.
Di hadapan 13.040 penonton, gol Dimas Wicaksono dan Hamzah Deva memastikan PSPS menutup pertandingan dengan kemenangan. Sementara itu, gol Javier Siverio menjadi satu-satunya balasan PSMS dalam laga pekan kelima tersebut. ***