
PEKANBARU – Sosok Supriyadi kini resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau. Pelantikan pria kelahiran Yogyakarta, 21 September 1970 ini dilakukan langsung oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, Senin (26/1/2026).
Perjalanan karir Supriyadi mencerminkan dedikasi seorang abdi negara yang tangguh. Sebagai lulusan angkatan pertama Sekolah Tinggi Pemerintah Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor tahun 1992, ia dibentuk menjadi sosok yang siap tempur dalam berbagai situasi pengabdian.
Jiwa disiplinnya semakin teruji saat ia menempuh pendidikan Sekolah Perwira Militer Wajib (Sepamilwa). Setelah berdinas di Kodim 1406 Wajo Sulawesi Selatan selama dua tahun, ia mengikuti Wajib Militer selama empat bulan di Pussenif Bandung, sebuah pengalaman yang menempa ketegasan dan profesionalismenya.
Tidak berhenti di situ, semangat belajarnya terus berkobar dengan menyelesaikan pendidikan di Institut Ilmu Pemerintahan pada 1998, hingga meraih gelar magister Manajemen Pemerintahan Daerah di Universitas Riau pada 2005. Sebelum mencapai posisi saat ini, ia telah melewati berbagai penugasan strategis mulai dari level terbawah.
Karirnya membentang luas, pernah menjabat sebagai Lurah Sago pada 2006, Camat Senapelan pada 2010, hingga dipercaya menjadi Sekretaris Satpol PP Riau periode 2017-2022. Jabatan terakhirnya sebelum dilantik menjadi Kepala Dinas adalah Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Riau yang ia emban sejak 2022.
Usai resmi dilantik, Supriyadi menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan positif bagi keterbukaan informasi publik di Bumi Lancang Kuning. Ia bertekad menyinergikan program-program strategis demi kemajuan daerah.
"Kami tentu akan melanjutkan tugas dari pendahulu kami yang baik. Serta mengedepankan keterbukaan informasi di Provinsi Riau," jelas Supriyadi, Rabu (28/1/2026).
Selain fokus pada internal pemerintahan, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pihak eksternal. Menurutnya, sinergi dengan insan pers adalah kunci utama agar program pemerintah dapat tersampaikan secara akurat dan transparan kepada khalayak.
"Sesuai dengan arahan Plt Gubernur, dapat meningkatkan kerja sama dengan seluruh pihak yang terlibat, terutama dengan rekan wartawan. Karena media merupakan perpanjangan informasi dari pemerintah ke masyarakat," ungkapnya. ***