
TELUKKUANTAN – Harga bahan olahan karet rakyat (bokar) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, menembus angka Rp22.018 per Kg pada lelang mingguan yang digelar di UPPB Gapoktan Maju Basamo Kopah, Senin (21/9/2026) malam.
Capaian harga tertinggi tersebut ditetapkan setelah pedagang pengumpul bernama Imul memenangkan lelang mengalahkan empat peserta lainnya.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Kuansing, Andri Yama Putra, membenarkan lonjakan penawaran harga pada lelang mingguan kelompok tani binaannya tersebut.
"Harga tertinggi dalam lelang pekan ini mencapai Rp22.018 per kilogram. Ini angka yang sangat positif untuk mendorong kesejahteraan para petani karet di Kuansing," kata Andri saat ditemui di Telukkuantan, Selasa (22/9/2026) pagi.
Andri menjelaskan, ketersediaan volume bokar yang dilelang pada periode ini diperkirakan mencapai kurang lebih 12 ton. Tingginya harga penawaran pedagang dipengaruhi oleh konsistensi petani dalam menjaga mutu Kering Olah Karet (KKK) dengan menggunakan bahan pembeku standar anjuran, yakni specta atau sintas.
Disbunak Kuansing terus mendorong seluruh UPPB dan kelompok tani di wilayahnya untuk konsisten menerapkan standar pengolahan bersih agar nilai tawar komoditas karet rakyat tetap terjaga tinggi di pasar regional.***