PEKANBARU – Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat berpuas diri setelah meraih lima kemenangan beruntun di Liga Pegadaian Championship 2025–2026. Pesan itu disampaikan setelah PSPS menaklukkan Persiku Kudus dengan skor 4-1 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu, 18 Oktober 2026.

PSPS sempat tertinggal lebih dahulu melalui penalti Victor Hugo pada menit ke-19. Namun, Asir Aziz menyamakan kedudukan pada menit ke-43. Memasuki babak kedua, Antonio Gamaroni, Natanael Siringoringo, dan Matheus Henrique Machado memastikan kemenangan tuan rumah.

Akhyar mengakui pertandingan tersebut tidak berjalan semudah yang diperkirakan. Menurut dia, Persiku yang berada di papan bawah justru tampil lepas tanpa beban sehingga mampu memberikan perlawanan pada babak pertama.

“Ketika lawan mencetak gol melalui penalti, pertandingan menjadi tidak mudah. Mungkin bagi orang lain pertandingan ini terlihat mudah. Ada perbedaan ketika kita menghadapi tim di atas dan tim di bawah. Mereka bermain nothing to lose, tanpa beban, dan terlihat lebih menikmati permainan,” kata Akhyar dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Pelatih PSPS itu mengatakan timnya tetap menjaga kepercayaan diri setelah tertinggal. Ia meminta pemain terus bekerja keras dan memanfaatkan peluang untuk membalikkan keadaan. Keputusan melakukan pergantian pemain pada babak kedua juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya gedor tim.

Meski berhasil membalikkan keadaan dan menang dengan selisih tiga gol, Akhyar menilai PSPS masih harus memperbaiki konsistensi permainan. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap dan kedisiplinan pemain dalam menjalani latihan maupun pertandingan.

“Kita selalu nothing to lose. Yang jelas, kita step by step. Kita siapkan pemain dan tanamkan pola pikir untuk bisa mencapai Liga 1. Tidak ada yang tidak mungkin. Yang jelas, pemain harus tetap rendah hati dan selalu semangat mengikuti sesi latihan,” ujarnya.

Pesan serupa disampaikan pemain PSPS, Ilham Fathoni. Ia bersyukur timnya kembali memperoleh tiga poin, tetapi mengingatkan bahwa kompetisi masih panjang dan hasil positif yang diraih belum menjamin pencapaian target akhir musim.

“Alhamdulillah, hari ini kita berhasil mendapatkan tiga poin. Pertandingan ini sangat penting bagi kita. Dengan tiga poin ini, kita tidak boleh terlalu jumawa karena perjalanan masih panjang,” kata Ilham.

Bagi PSPS, rentetan kemenangan menjadi modal untuk terus bersaing di papan klasemen. Namun, tantangan berikutnya adalah mempertahankan performa ketika menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.

Akhyar memilih menjaga fokus tim dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Ia berharap para pemain tidak terlena oleh hasil yang telah diraih dan tetap bekerja keras agar tren positif PSPS berlanjut. ***