SELATPANJANG - Sebanyak 13 abdi negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kini memikul beban tanggung jawab baru usai mengucap sumpah jabatan di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Mewakili Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) Asmar, Sekretaris Daerah Sudandri Jauzah menitipkan pesan tajam agar para birokrat yang baru dilantik segera turun tangan mengurai persoalan masyarakat, Rabu (9/9/2026).

Penataan susunan pegawai ini melibatkan pergeseran tiga pejabat administrator, tujuh pejabat pengawas, serta pengukuhan tiga pejabat fungsional. Dalam arahannya, Sudandri mengingatkan bahwa posisi yang diberikan bukanlah sekadar kursi kekuasaan, melainkan amanah untuk melumasi roda pemerintahan agar berjalan lancar. Ia menuntut para pimpinan di berbagai unit kerja tersebut hadir membawa jalan keluar, bukan justru menambah kerumitan administrasi bagi publik.

"Sebagai pejabat yang dipercayakan dengan amanah yang diberikan, jadikan diri kita sebagai solusi, bukan sebagai sumber masalah. Jadikan kita pemersatu, bukan pemecah, dan jadikan seluruh pengabdian kita sebagai ibadah," tegasnya di hadapan jajaran aparatur sipil negara.

Modal Kerja: Pahami Aturan dan Rajin Koordinasi

Lebih jauh, pimpinan birokrasi Kepulauan Meranti ini membeberkan dua prinsip utama yang wajib dipegang teguh oleh setiap pejabat agar tidak tersesat dalam mengambil kebijakan. Kunci pertama adalah memperbanyak literasi tata aturan. Para ASN diwajibkan membaca dan membedah regulasi secara detail agar setiap tindakan mereka selaras dengan tugas pokok dan kewenangan.

Sementara kunci kedua, para pegawai diminta menanggalkan gengsi struktural dan membiasakan budaya komunikasi terbuka lintas instansi. Berkonsultasi ketika menemui jalan buntu dinilai jauh lebih baik daripada memaksakan kehendak yang berisiko melanggar hukum.

"Rajinlah bertanya dalam arti berkonsultasi dan koordinasi dengan semua pihak agar mempermudah urusan pekerjaan. Dengan prinsip ini, insyaallah semua pekerjaan yang dilakukan akan sesuai dengan kewenangan dan didasari ketentuan," urainya.

Tuntutan untuk tampil profesional, disiplin, serta memiliki inovasi segar mutlak diperlukan demi mengejar target kerja yang berorientasi pada hasil nyata. Para pejabat diarahkan untuk merapatkan barisan dan menjadi jembatan pimpinan dalam menjalin persaudaraan yang solid di lingkungan kerja masing-masing.

Demi Terwujudnya Birokrasi yang Unggul

Perombakan formasi ini telah melewati tahap evaluasi matang dari pemerintah daerah. Penempatan setiap individu didasarkan pada kompetensi keahlian serta tingkat kebutuhan tata kelola organisasi. Pemkab Kepulauan Meranti berharap penyegaran struktur ini mampu mendongkrak efektivitas pelayanan publik di kawasan kepulauan tersebut.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada 13 orang pejabat yang telah dilantik hari ini," ucapnya.

Prosesi peresmian jabatan yang berjalan khidmat tersebut turut disaksikan secara langsung oleh Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti, Kepala BKPSDM Kabupaten Kepulauan Meranti, beserta puluhan tamu undangan. Dedikasi utuh dari belasan pejabat ini sangat dinantikan untuk memacu visi pembangunan menuju Kabupaten Kepulauan Meranti yang Unggul, Agamis, dan Sejahtera. ***