PEKANBARU, GORIAU.COM - PSPS Pekanbaru, Riau, semakin tak menentu. Setelah ditinggal tujuh pemain bintang, kini PSPS kembali dua pemain lokal andalan yaitu Ambrizal dan Ade Suhendra. Ambrizal adalah kapten tim sekaligus stopper andalan Askar Bertuah, julukan PSPS Pekanbaru. Sedangkan Ade Suhendra merupakan gelandang gesit yang mampu maju sebagai pendukung pengerangan.

Menurut asisten pelatih PSPS Pekanbaru, Afrizal, di Pekanbaru, Senin (6/5/2013), kedua pemain tersebut sudah memberitahukan kepindahannya ke tim lain karena alasan gaji yang belum dibayar.

Ambrizal untuk laga ISL 2012-2013 putaran berikutnya akan memperkuat Persegres, Gresik, Jawa Timur, sementara Ade Suhendra berlabuh di Persiba, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sebelumnya, kata Afrizal, telah ada tujuh pemain PSPS yang hengkang. Pada pekan lalu, sejumlah pemain lokal PSPS hengkang ke tim lain seperti Glen Paloakan, M Ilham, Slamet Riyadi, Trias Budi dan Amin Syarifudin, setelah pelatih Mundari Karya juga mundur dari jabatannya sebagai pelatih.

Bahkan ada juga dua pemain asing yang bersikap serupa dan mereka tidak lagi mengikuti kompetisi lanjutan ISL seperti Rohit Chan asal Nepal dan Lee So-hyung dari Korea Selatan.

Manajemen PSPS Pekanbaru saat ini mengalami kendala keuangan, para pemain yang sudah dikontrak hanya diberi uang muka sebesar 15 persen dan beberapa bulan gaji.

Afrizal mengatakan alasan pemain pindah dianggap masuk akal karena mereka membutuhkan dana untuk membiayai kehidupan keluarga. ''Itu merupakan hak pemain. Kalau mereka pindah tidak dapat dicegah karena memang saat ini tim mengalami kendala keuangan,'' katanya.

Sementara itu, Ade Suhendra mengatakan dirinya memerlukan uang untuk membiayai istri yang sedang hamil. ''Sebenarnya saya masih betah pada PSPS tapi karena tidak ada uang untuk biaya persalinan istri, salah satu jalan adalah pindah tim,'' katanya.

Padahal sebelumnya, PSPS Pekanbaru melakukan seleksi terhadap 160 pemain lokal untuk memperkuat tim dan mengisi kekosongan lini akibat sejumlah pemain hengkang menjelang putaran kedua kompetisi ISL 2012/2013.

Seleksi tersebut dilakukan di Lapangan Paskhas TNI-AU kawasan Simpang Tiga Pekanbaru dan bagi yang tidak memenuhi syarat langsung diputuskan. (ant)