
JAKARTA - Sebuah pesawat jet pribadi jenis Learjet 60 dilaporkan jatuh dan meledak di dekat kawasan Palm Beach, Florida, Amerika Serikat. Insiden yang menewaskan sembilan orang penumpang beserta awak kabin ini terjadi Minggu (1/11/2026) waktu setempat.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan dunia maya setelah rekaman kamera dasbor yang menangkap kilatan api kecelakaan viral di media sosial. Pesawat nahas dengan nomor registrasi N722BD itu diketahui tengah menempuh rute penerbangan dari Texas menuju Bahama.
Sebuah video rekaman kamera dasbor menangkap detik-detik jelang benturan dengan tanah. Sebuah kilatan cahaya sangat terang yang disertai kobaran api besar muncul menyala tepat di depan pandangan pengendara di jalan raya sekitar lokasi kejadian.
Video tersebut diunggah oleh akun X @Osinttechnical dan memicu reaksi luas warganet. Hingga Senin (2/11/2026) pagi, tayangan itu telah disaksikan lebih dari 3,1 juta kali oleh pengguna platform tersebut.
"Jet pribadi Learjet 60, dalam perjalanan dari Texas menuju Bahama, jatuh di dekat Palm Beach siang ini. Pesawat tersebut sedang menukik tajam saat kecelakaan terjadi, dengan kecepatan turun lebih dari 30.000 kaki per menit," tulis akun @Osinttechnical.
Berdasarkan data pelacakan dari Flightradar24, jet yang diproduksi tahun 2004 itu sempat meminta izin kepada otoritas pengatur lalu lintas udara untuk naik ke ketinggian 37.000 kaki. Namun, pesawat dihadapkan dengan kondisi cuaca buruk yang mencakup potensi pembentukan es, turbulensi, dan hujan.
Alih-alih mencapai ketinggian yang diminta, pesawat justru kehilangan daya angkat secara drastis pada fase penerbangan berikutnya. Laju penurunan pesawat terekam melampaui 32.000 kaki atau sekitar 9.754 meter per menit.
Angka penurunan ketinggian yang sangat ekstrem tersebut jauh berbeda jika dibandingkan dengan prosedur laju normal saat pesawat mendekati landasan pacu. Hal ini mengindikasikan adanya anomali atau situasi darurat fatal di udara sebelum jet menghantam daratan.
Meski catatan kecepatan dan kondisi cuaca telah dikantongi, data pelacakan penerbangan ini belum cukup untuk menyimpulkan pemicu utama kecelakaan. Penyebab pasti jatuhnya jet pribadi tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan dan investigasi resmi dari otoritas penerbangan terkait. ***