
SIAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menggelar pembacaan surah Yasin, tahlil, dan doa bersama untuk almarhum Arwin AS. Rangkaian ibadah ini menindaklanjuti imbauan Bupati Siak, Afni Zulkifli guna mendoakan mantan pimpinan daerah tersebut. Kegiatan keagamaan ini berlangsung khidmat di Lantai II Kantor Bupati Siak, Komplek Perkantoran Tanjung Agung, Mempura.
Arwin AS menjabat sebagai Bupati Siak selama dua periode, yakni rentang 2001–2006 dan 2006–2011. Sebagai kepala daerah pertama yang terpilih secara demokratis pascapemekaran, rekam jejak kepemimpinannya menjadi bagian penting dalam sejarah fondasi pembangunan kabupaten ini, sehingga kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi jajaran birokrasi setempat.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Novendri memimpin langsung lantunan ayat suci tersebut. Ratusan peserta yang terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga honorer tampak larut dalam suasana haru.
Wakil Bupati Siak, Syamsurizal turut hadir dan mengajak seluruh pegawai memusatkan niat baik untuk mendiang. Ia meminta seluruh bacaan doa serta tahlil hari itu disedekahkan sepenuhnya sebagai pahala penerang bagi almarhum.
"Bersama-sama kita doakan ayahanda kita, baca Yasin, tahlil bersama. Mudah-mudahan apa yang kita bacakan ini kita sedekahkan kepada ayahanda kita," tutur Syamsurizal, Senin (2/11/2026).
Ia juga menuntun jemaah untuk memohonkan ampunan kepada Tuhan atas segala kekhilafan Arwin AS semasa hidup. Menurutnya, manusia tidak luput dari salah, namun amal ibadah serta dedikasi almarhum selama membangun daerah patut menjadi teladan sepanjang masa.
"Kalau ada kesalahan beliau, mudah-mudahan diampunkan Allah SWT. Kita doakan semoga beliau mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT," harapnya.
Kepergian tokoh penting tersebut menjadi momen refleksi bagi seluruh jajaran pemerintahan yang hadir. Kepala Diskominfo Kabupaten Siak, Rozi Chandra beserta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya tampak meresapi pesan moral di penghujung acara.
Syamsurizal mengingatkan kembali besarnya bakti almarhum sejak masa awal kabupaten pemekaran itu berdiri. Pengabdian tersebut diharapkan mampu dilanjutkan oleh para abdi negara masa kini dengan rasa memiliki yang tinggi terhadap kemajuan wilayah.
"Sejak Kabupaten Siak berdiri, beliau sudah memberikan pengabdian untuk daerah ini. Siak ini punya kita bersama, bukan orang lain. Mari kita bersama-sama membangun Siak ke depannya," pungkasnya. ***