PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Bisa dikatakan sebagaian besar partai politik (Parpol) dan calon legislatif (Caleg) di Kabupaten Pelalawan, tidak menggunakan strategi kampanye terbuka, saat jalan masa kampanye pilleg 16 Maret hingga 5 April 2014 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan, Nasarudin SH, Minggu (23/3/2014). Nasarudin mengatakan, kampanye terbuka selain dianggap tidak efektif untuk meraup suara, strategi kampanye terbuka dinilai rawan terjadinya gesekan di masyarakat bagi para calon konstituennya.

 "Sepertinya kampanye terbuka kurang diminati Caleg dan Parpol, karna dianggap kurang efektif. Kampanye terbuka juga dianggap akan mengeluarkan dana dan energi yang lebih besar, sedangkan hasilnya belum tentu maksimal,"katanya.

 Seperti disampaikan oleh Kaharuddin, salah satu caleg dari Partai Hanura Dapil 1 Kabupaten Pelalawan, yang lebih memilih melakukan kampanye dialogis, serta bertatap muka langsung dengan para konstituennya. Dan Kaharuddin juga mengaku menggalang dukungan dari kelompok masyarakat, yang memang belum memiliki figur pilihan.

 "Kita masih belum memikirkan kampanye terbuka, karena masih belum pasti efek yang akan didapat jika menggelar kampanye terbuka. Kita coba berkomunikasi langsung dengan masyarakat, mudahan hasilnya lebih baik,"ujarnya.

Kaharudin menyatakan, melalui kampanye dialogis dan blusukan, dirinya mengaku bisa berkomunikasi langsung secara kekeluargaan dengan masyarakat, sehingga bisa tahu apa yang menjadi keinginan masyarakat.(rkn)