
TEMBILAHAN –Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Indragiri Hilir (Inhil), Abdul Rasyid meminta kepada Kepala dan Bendahara Sekolah untuk tetap berada di tempat selama 3 minggu.
Hal tersebut dikarenakan adanya pemeriksaan kinerja Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) oleh Tim BPK Provinsi Riau ke satuan pendidikan baik TK, SD dan SMP baik negeri maupun swasta yang ada di Inhil.
Dijelaskannya, ada 220 sekolah yang menjadi sasaran oleh Tim BPK Provinsi Riau. “Kita diminta oleh Pak Bupati, untuk tidak memberikan izin cuti apapun itu saat proses pemeriksaan berjalan,” jelas Abdul Rasyid kepeda GoRiau.com, Senin (02/11/2026).
Ditambahkan Abdul Rasyid, bahwa pemeriksaan tersebut telah berjalan sejak seminggu yang lalu, dimana dijadwalkan akan berjalan selama 33 hari kerja.
Ia juga meminta 220 sekolah yang menjadi sasaran agar menyiapkan diri apapun data yang diminta BPK agar dapat disiapkan sebaik mungkin.
“Kita kan tidak mengetahui hari ini timnya ke sekolah mana, besok kemana. Karena itulah, Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah diminta tetap berada di sekolah. tidak boleh meninggalkan tempat kecuali hal yang urgent,” tukasnya. ***