
SELATPANJANG - Turnamen Kapolres Cup Mobile Legends Road To E-Sport Kapolri Cup 2026 resmi berakhir dengan kemenangan gemilang Tim OVER. Kemenangan di laga puncak ini memastikan langkah mereka mewakili Kabupaten Kepulauan Meranti ke tingkat Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kamis (25/6/2026).
Ajang pencarian bakat digital ini ditutup secara resmi di Summer Caffe, Jalan Dorak, Kecamatan Tebing Tinggi. Sebanyak 42 tim telah bersaing ketat sejak babak penyisihan hingga menyisakan delapan tim terbaik yang berlaga di babak grand final. Delapan tim tersebut terbagi menjadi empat tim dari kategori usia di bawah 22 tahun (U-22) dan empat tim dari kategori lokal.
Dalam pertarungan sengit tersebut, Tim OVER sukses mengamankan posisi Juara I. Sementara itu, posisi Juara II ditempati oleh Tim VILTRUME, dan Juara III diraih oleh Tim NCE SUPREMACY. Penyerahan piagam penghargaan kepada ketiga tim terbaik langsung dilakukan oleh Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, SH.
Untuk penyerahan piala atau trofi utama, rencananya akan diselenggarakan bersamaan dengan puncak Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7/2026) mendatang. Acara penyerahan ini akan dipusatkan di Kantor Bupati Kepulauan Meranti. Selanjutnya, Tim OVER dijadwalkan bertanding melawan perwakilan dari kabupaten lain di tingkat Polda Riau, Kamis (9/7/2026).
Kehadiran turnamen ini mendapat respons sangat positif dari komunitas pegiat gim daerah. Ketua E-Sport Kabupaten Kepulauan Meranti, Davika sangat mengapresiasi tingginya rasa sportivitas yang ditunjukkan seluruh peserta selama pertandingan berlangsung.
"Kami berharap turnamen ini menjadi pijakan awal lahirnya atlet e-sport Kepulauan Meranti yang mampu berprestasi di level provinsi hingga nasional," ujarnya.
Turnamen yang menyedot perhatian banyak anak muda ini bukan sekadar kompetisi biasa. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH SIK MH melalui Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, SH menyampaikan bahwa kejuaraan ini adalah bentuk nyata dukungan jajaran kepolisian terhadap program Polri Presisi.
Pendekatan edukatif dan kompetitif yang berorientasi pada prestasi terbukti sangat efektif untuk merangkul generasi milenial dan Gen-Z. Tingginya minat anak muda terhadap Mobile Legends dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang santai serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
"Pesan kamtibmas dapat tersampaikan dengan baik tanpa terkesan menggurui. Turnamen ini sukses mengalihkan energi pemuda ke arah yang lebih produktif, sehingga potensi keterlibatan mereka pada hal-hal negatif dapat ditekan," paparnya.
Menghadapi tantangan lanjutan di tingkat provinsi, perwira menengah tersebut memberikan suntikan semangat khusus kepada para juara yang akan memikul nama baik daerah di kancah yang lebih besar.
"Bawa nama baik Kepulauan Meranti. Kalah menang biasa, yang penting junjung fair play dan persaudaraan," tegasnya.
Rangkaian malam penutupan yang dihadiri oleh para pejabat utama, kepala kepolisian sektor (Kapolsek) jajaran, anggota Polri, serta panitia penyelenggara ini berlangsung meriah, aman, dan terkendali hingga berakhir pukul 23.00 WIB. Bagi masyarakat yang menemukan tindak pidana atau membutuhkan bantuan kepolisian dengan cepat, dapat langsung menghubungi pusat panggilan darurat di Layanan Kepolisian 110. ***