JAKARTA - Juru taktik Timnas Thailand, Anthony Hudson menepis nostalgia masa lalu yang dilontarkan pelatih Indonesia, John Herdman. Menjelang partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026, arsitek asal Inggris tersebut memilih menutup telinga dan memusatkan seluruh konsentrasinya pada kesiapan skuad Gajah Perang.

"Saya tak mau ambil pusing soal ucapan John. Kehadiran saya di sini murni mewakili Thailand," tegasnya saat memberikan keterangan pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (4/10/2026).

Hudson menjanjikan penampilan maksimal untuk para pendukungnya. "Tugas saya sekarang hanya memikirkan kesiapan pemain dan tim ini agar bisa memberikan kebanggaan bagi suporter besok malam," paparnya.

Ancaman Permainan Ofensif Garuda

Meski tampak dingin menanggapi komentar rivalnya, pelatih berusia 45 tahun itu tak menutupi fakta terkait gaya bermain armada merah putih. Menurutnya, skuad asuhan Herdman memiliki keunggulan fisik dan kecepatan transisi yang sangat mumpuni.

Permainan menyerang dan direct bola yang diterapkan Indonesia dinilai akan menyulitkan. Selain itu, atmosfer puluhan ribu suporter fanatik di SUGBK diakui akan memanaskan tensi laga di lapangan.

"Ini akan jadi laga yang menghibur karena dua tim yang sangat bagus akan bertemu. Mereka sangat atletis, bermain secara langsung, dan sangat menyerang. Kami sudah mempelajari pola permainan itu dari laga-laga sebelumnya dan menyadari fanatisme suporter di sini," urainya.

Rotasi Pemain Jadi Senjata Pamungkas

Thailand sendiri melangkah ke final dengan status juara Grup B. Tiket puncak sudah aman di tangan Chanathip Songkrasin dan kolega bahkan sebelum mereka menjalani laga terakhir, menyusul hasil imbang 2-2 antara Filipina dan Pakistan.

Memanfaatkan situasi tersebut, Hudson mengambil keputusan merombak susunan pemain saat meladeni Filipina di laga pamungkas. Meski berujung pada kekalahan 1-2, strategi rotasi ini dilakukan murni untuk menjaga kebugaran pemain inti menjelang laga penentuan melawan Indonesia.

Kubu Indonesia sendiri menyadari ancaman serius dari perwakilan negeri gajah putih tersebut. Herdman pada Kamis (1/10/2026) lalu sudah memprediksi bahwa pertarungan akan berjalan sangat alot. "Pertandingan nanti akan menjadi pertarungan yang sangat sengit, kedua tim sama-sama yakin bisa keluar sebagai pemenang," ungkap Herdman. ***