
SURABAYA, GORIAU.COM - Pengiriman pasokan beras ke daerah lain ternyata juga menjadi ''tanggung jawab'' Badan Logistik (Bulog) Divre wilayah Jawa Timur. Sebagai daerah penghasil beras tertinggi di Indonesia, Bulog Jatim juga melayani pengiriman beras ke daerah Sumatera Selatan, salah satunya kota Dumai yang meminta pasokan 1.000 ton guna memenuhi kuota kebutuhannya.
Kepala Bulog Divre wilayah Jatim, Rusdianto mengatakan hal ini bukan masalah besar jika melihat ketersediaan beras Jawa Timur. ''Sebagai provinsi dengan pasokan cadangan beras tertinggi, Bulog Jatim ikut serta untuk pemerataan beras di seluruh Indonesia. Saat ini, di gudang tersimpan beras 738,409 ton. Jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Jatim hingga pertengahan 2015 mendatang,'' terangnya.
Data dari gudang Bulog unit 1 masih tersedia cadangan beras Jatim sekitar 25.000 ton. Sedangkan permintaan Dumai cuma sekitar 1.000 ton, jadi bukan hal yang gawat jika sampai Jatim membantu ketersediaan beras di wilayah yang terkenal dengan kilang minyaknya itu. Rencananya, pengiriman akan dilakukan sekitar 20 truk dengan beban masing-masing sekitar 50 ton. “Beras yang dikirim tipe beras India, dan lama pengiriman sekitar dua hari,” sambung Rusdianto.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rusdianto mengatakan permintaan dari daerah lain cukup tinggi. Bahkan Nusa Tenggara Timur, Papua, Bali, Kalimantan, dan Sumatera menjadi lima teratas daerah langganan yang dibantu Bulog Jatim. ''Potensi cadangan beras Jatim cukup tinggi, sangat wajar jika kami membantu daerah lain,'' jelasnya. ***