
PEKANBARU, GORIAU.COM - Sampai saat ini Riau baru memastikan satu medali dari Kejuaraan Sarung Tinju Emas (STE) di Lapangan Benteng, Medan, 19-24 Oktober 2013. Perunggu Riau tersebut disumbangkan Vivit Nova yang terhenti pada babak semifinal.
Vivit Nova yang turun di kelas 57 kg harus mengalami TKO atas Lemigo Gombo asal Papua Barat. Sementara satu petinju Riau atas nama Asamusasta kelas 52 kg harus terhenti pada babak perempat final usai dikalahkan Hanafi Sutrismo dari Kalimantan Timur.
"Kita baru merengkuh satu perunggu dari Vivit. Dirinya harus mengalami TKO pada ronde kedua pertandingan dan otomatis gagal melangkah ke babak selanjutnya," kata Pelatih Tinju Riau, Darman Hutauruk yang mendampingi petinju Riau di STE.
Sementara Asamusasta hanya kalah poin dari Hanafi Sutrismo. "Mereka berdua memang tidak masuk dalam proyeksi medali emas, namun tetap ditargetkan minimal medali. Tetapi hasil yang didapat baru satu perunggu dan itu cukup memuaskan," tandas Darman.
STE 2013 ini akan mempertandingkan 15 kelas yang dibagi menjadi 9 kelas putra dan 6 kelas putri. Untuk kelas putra terdiri dari 49 kg, 52 kg, 56 kg, 60 kg, 64 kg, 64 kg, 69 kg, 75 kg dan 81 kg. Sedangkan, untuk kelas putri terdiri dari 48 kg, 51 kg, 54 kg, 57 kg, 60 kg dan 64 kg.
Namun begitu, Riau sudah memastikan minimal dua perunggu lagi bisa masuk dalam perbendaharaan medali Riau, karena dua petinju putra masuk pada semifinal. Mereka diantaranya Zeki Rezeki kelas 46 akan menantang Jon Engkeng dari DKI Jakarta, kemudian Roberto Emando kelas 49 kg akan berhadapan dengan Ferdinan Kase dari NTT.
Zeki Rezeki sebelumnya menang atas Adner Amu, petinju asal Banten."Kita berharap medali emas dari Zeki Rezeki, karena memang dirinya menjadi andalan Riau saat ini di berbagai iven yang dia ikuti," tambah Darman.(tri)