TIBET, GORIAU.COM - Tiga warga Tibet kemarin dikabarkan meninggal dunia setelah melakukan aksi bakar diri untuk memprotes pendudukan pemerintah China di Tibet.
Surat kabar the Guardian, Kamis (25/4) melaporkan, organisasi nirlaba Free Tibet mengatakan dua dari tiga pengunjuk rasa yang melakukan bakar diri adalah biksu dari sebuah biara di Daerah Ruo'ergai, Kota Aba, Provinsi Sichuan, China.
Kedua biksu itu diketahui bernama Lobsang Dawa (20 tahun) dan Konchog Woeser (23 tahun). Keduanya membakar diri di pojokan ruang pertemuan di Biara Taktsang Lhamo Kirti.
''Keduanya meninggal sekitar pukul 18.30 waktu setempat dekat aula utama biara,'' kata sumber tidak disebutkan identitasnya.
Stasiun radio Free Asia menyatakan seorang perempuan Tibet dari Wilayah Rangtang, Sichuan, juga meninggal setelah melakukan bakar diri kemarin. Korban masih berusia 23 tahun, namun rincian informasi lainnya tidak diketahui.
Pejabat polisi dari kedua negara masih belum bisa dimintai keterangan terkait adanya tindakan bakar diri ini.
Sejak 2011 lalu lebih dari seratus warga Tibet melakukan bakar diri. Mereka memprotes kebijakan pemerintah China di wilayah Tibet dan menuntut dipulangkannya pemimpin spiritual mereka, Dalai Lama, dari pengasingan di India.
Namun, pemerintah China menuduh Dalai Lama kerap merancang protes, meski pernyataan itu selalu dibantah Dalai Lama.***


