JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah gencar meningkatkan jumlah perusahaan yang melantai di bursa Indonesia. Namun, kini masih banyak perusahaan yang beroperasi di Indonesia tetapi listing di bursa Singapura. Dari Riau, tercatat PT Bumitama Agri dan Wilmar yang melakukan listing di Singapura.

Misalnya saja, perusahaan perkebunan yang beroperasi di Indonesia dan listing di bursa Singapura, sekurangnya terdapat lima perusahaan. Adapun perusahaan itu yakni Bumitama Agri, First Resources, Golden Agri-Resources, Indofood Agri Resources dan Wilmar International.

Adapun Bumitama Agri memiliki lahan sekitar 171.763 hektar per Juni 2016 yang tersebar di Kalimatan Tengah, Kalimantan Barat dan Riau. Ticker yang bersandi saham BAL SP memiliki kapitalisasi pasar SIN$1.255 juta.

BACA JUGA:

. Greenpeace Tuding Wilmar Rusak Hutan Indonesia

. Wilmar Kecolongan CPO 44.243 Metrik Ton, Kerugian Tembus Rp407 juta

. PT Wilmar Group Tak Peka Terhadap Masyarakat, Anggota DPRD Kuansing Geram

. PT Wilmar Nabati Indonesia di Dumai Sumbang Limbah B3 Jenis Spenat Bleaching Earth dan Fly Ash

Selain itu, First Resources memiliki perkebunan per Juni 2016 seluas 208.064 hektar. Adapun kapitalisasi pasar perusahaan ini yakni SIN$2.803 juta.

Adapun luas lahan Golden Agri-Resources yakni 483.075 hektar. Golden Agri-Resources merupakan grup dari Sinar Mas. Perusahaan ini memiliki kapitalisasi pasar senilai SIN$4.839 juta.

Sementara itu, Indofood Agri Resources dengan kapitalisasi SIN$628,2 juta. GPada Juni 2016, grup Salim ini memiliki luas lahan 299.497 hektar di Indonesia dan 52.640 hektar di Brasil.

Pada Juni 2016, Wilmar International memiliki 239.775 hektar lahan, dengan persebaran 166.457 hektar di Indonesia, 57.412 hektar di Malaysia dan 15.906 hektar di Afrika. Adapun kapitalisasi pasar Wilmar International yakni mencapai SIN$21.157,9 juta. ***