PEKANBARU - Sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) COVID-19 dicabut, perkembangan bisnis kuliner di Riau semakin pesat dan banyak diminati wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat hadir di pembukaan Resto Sedap Malam Durian Runtuh, Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru pada Senin (13/3/2023).
Gubri Syamsuar menyampaikan apresiasinya terhadap tempat kuliner yang ada di Riau, seperti Pondok Patin HM Yunus yang selalu disambangi sejumlah wisatawan ketika datang ke Pekanbaru, Riau. Bahkan Presiden Jokowi sempat menanyakan kepadanya apakah Pondok Patin Yunus ada di Jakarta atau tidak. Gubri juga berharap, usaha kuliner di Riau harus mengedepankan cita rasa khas daerah, sehingga mampu menjadi kuliner favorit bagi tamu yang datang dari daerah lain.
Selain itu, Gubri Syamsuar juga menekankan pentingnya harga jual kuliner yang tidak terlalu mahal, agar tamu merasa nyaman dan mau kembali ke tempat kuliner tersebut. "Jadi cari untung itu tak perlu terlalu banyak, tapi yang penting bagaimana agar orang mau balik lagi ke tempat kita. Salah satunya harga jangan mahal-mahal," ujarnya.
Syamsuar juga mengajak para pelaku usaha kuliner di Riau untuk segera mendaftarkan produknya agar mendapatkan sertifikasi halal melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). "Sekarang sedang ada kemudahan pemberian satu juta sertifikasi halal gratis. Saya berharap kuliner di Pekanbaru ini, segera dipasang label halalnya, agar orang yakin makan di tempat kita," tambahnya.
Dengan banyaknya wisatawan yang datang ke Riau untuk menikmati kuliner khas daerah, diharapkan bisnis kuliner di Riau terus maju dan peminatnya terus bertambah setiap harinya. "Semoga kuliner khas daerah dari Riau ini, berkembang pesat. Setiap hari peminatnya semakin bertambah," tutup Syamsuar. ***


