BANYAK pasangan mati-matian menghidupakan kehidupan seksnya, terutama ketika telah memiliki buah hati. Menjaga hubungan agar makin hot dengan suami setelah melahirkan penting agar tidak menimbulkan keretakan dalam rumah tangga. Bagaimana caranya?

Setelah menikah, biasanya pasangan ingin cepat-cepat hamil dan punya anak. Padahal sejumlah studi telah membuktikan bahwa wanita baru bisa hamil jika bisa santai dan bebas dari stres, apalagi stres karena harus menuruti setiap keinginan bercinta pasangan secara sepihak.

Kedua, kehadiran seorang bayi dalam keluarga juga dapat menurunkan gairah seksual pasangan. "Luangkan waktu sejenak untuk bercinta dengan meminta anggota keluarga, sahabat atau pengasuh untuk menjaga si bayi," saran Adelaide Aduboffour, penulis buku Sex and Romance During Pregnancy and After Birth.

Belajar mengurus bayi dan tetek bengeknya juga akan mengurangi aktivitas seksual seorang wanita dengan pasangannya. Namun Anda dapat mengatasinya dengan berbagi pekerjaan rumah tangga bersama pasangan. Hal ini juga akan mengurangi beban Anda sehingga dapat meluangkan waktu untuk bercinta.

"Jangan berupaya jadi wanita super dengan melakukan seluruh pekerjaan rumah tangga dan mengurus bayi sekaligus," tandas Aduboffour.

"Faktor lainnya adalah mungkin Anda khawatir seks akan terasa menyakitkan, apalagi jika Anda memiliki bekas jahitan atau luka akibat persalinan seperti halnya sejumlah wanita juga dilaporkan mengalami nyeri perineum hingga enam bulan atau lebih. Belum lagi wanita yang memiliki image terhadap tubuh yang rendah pasca melahirkan, termasuk tak merasa menarik secara seksual dan kehilangan ketertarikan pada seks," papar Aduboffour seperti dikutip dari mid-day, Selasa (8/1/2013).

Untuk menghindari hal itu, berkonsultasi pada dokter adalah jalan keluar terbaik. Dokter akan mengamati penurunan gairah seksual pada pasien yang bisa saja disebabkan oleh depresi atau penurunan kadar hormon seksual sehingga dapat memberikan rekomendasi yang sesuai bagi masing-masing pasien. Anda juga harus membicarakan masalah ini dengan pasangan.

Selain itu, Anda perlu meluangkan waktu untuk diri sendiri, terutama demi mengembalikan kepercayaan diri terhadap kondisi tubuh Anda dan membantu Anda merasa kembali seksi lagi. Imbangi juga dengan memberi ruang pada pasangan. Menghabiskan waktu secara terpisah telah lama disinyalir mampu menjaga panasnya api asmara pasangan.

Yang terpenting, ingatlah bahwa sebagai orang tua, salah satu pembunuh gairah seksual terbesar adalah rutinitas. Jadi selain tetap memperhatikan jam tidur dan pola makan sang bayi secara teratur, buatlah jadwal tertentu untuk kencan dengan pasangan tanpa sang bayi seperti makan malam atau nonton film berdua di bioskop agar kehidupan ranjang Anda tetap semarak meski ada si kecil.(dtc)