RENGAT, GORIAU.COM - Angota DPRD Indragiri Hulu (Inhu) Deari Zamora mengecam pengusiran para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di areal RSUD Indrasari Rengat olen manajemen RSUD beberapa waktu yang lalu.
"Kita mengecam pihak RSUD yang melarang para pedagang berjualan di areal rumah sakit. Mereka itu bukan mencari kekayaan, melainkan hanya mencari penyambung hidup," kata Deari Jumat (30/5/2014) di Kantor DPRD Inhu di Pematang Reba.Deari menganggap keberadaan PKL tersebut tidak menganggu. ""Jika diperhatikan, sebenarnya keberadaan pedagang tersebut justru membantu keluarga pasien yang hendak berbelanja," ujar politisi Hanura tersebut. Deari berharap Bupati Inhu Yopi Arianto berpihak pada para pedagang kecil. Bupati pun diharapkan melakukan evaluasi terhadap manajemen RSUD yang dinilai telah membuat kebijakan yang bertentangan dengan sikap Bupati.Untuk diketahui, pihak manajemen RSUD Indrasari Rengat melakukan pengusiran terhadap para pedagang yang berjualan di areal RSUD tersebut dengan dalih bahwa selama pedagang dibiarkan berjualan di areal RSUD, sering terjadi aksi pencurian terhadap kendaraan bermotor keluarga pasien yang terparkir."Kit melakukan pembersihan para pedagang yang berjualan di areal RSUD karena sering terjadi kehilangan, terutama sepeda motor keluarga pasien yang terparkir," sebut KTU RSUD dr Ibrahim Alimi.(jef)