
PEKANBARU – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memberikan apresiasi tinggi terhadap transformasi pembangunan di Kota Pekanbaru. Politisi tersebut mengaku takjub melihat perkembangan ibu kota Provinsi Riau yang kini telah menjelma menjadi kota metropolitan yang sangat maju.
Impresi tersebut disampaikan Andre usai menghabiskan waktu selama dua malam di Kota Pekanbaru. Ia bahkan mengakui bahwa kemajuan pembangunan yang dicapai Pekanbaru saat ini telah melampaui daerah asalnya, Sumatra Barat.
"Sebagai orang Sumbar, saya melihat Pekanbaru saat ini sudah jauh meninggalkan Sumbar. Jika pada tahun 80-an orang Pekanbaru yang datang belajar ke Sumbar, sekarang kondisinya berbalik, justru kami yang tentu harus belajar ke Pekanbaru. Luar biasa perkembangan Kota Pekanbaru, pesat sekali," jelas Andre Rosiade.
Kunjungan strategis tersebut tidak hanya berbuah pujian, tetapi juga membawa komitmen konkret bagi penataan fasilitas publik. Andre memastikan dukungannya dalam memfasilitasi dua proyek infrastruktur estetika kota tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
Dua proyek tersebut meliputi pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang di depan Gelanggang Remaja, Jalan Jenderal Sudirman, guna menjamin keselamatan pejalan kaki, serta pemasangan mega videotron di depan Bank Mandiri, Jalan Jenderal Sudirman, yang digadang-gadang menjadi pemantik lahirnya kawasan citylight metropolitan.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan nyata tersebut. Baginya, keterlibatan pihak luar dalam akselerasi fasilitas kota merupakan langkah efisien untuk menata wajah pusat kota agar tampil lebih modern.
"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan sekaligus dukungan nyata dari Andre Rosiade. Fasilitasi pembangunan JPO dan videotron ini adalah berkah luar biasa untuk warga Pekanbaru, terlebih karena dibangun tanpa mengusik APBD kita," papar Agung Nugroho.
Sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif pusat ini memperkuat posisi Pekanbaru sebagai magnet investasi yang efisien. Melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, pemerintah kota terus mengoptimalkan penataan fasilitas umum guna meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus memperkuat identitas kota sebagai pusat metropolitan yang maju.***