
PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau mengambil langkah tegas merespons berbagai masukan masyarakat dan jurnalis terkait pelayanan informasi publik. Sebagai wujud komitmen perbaikan institusi, Bidang Profesi dan Pengamanan turun tangan melakukan evaluasi internal dan pemeriksaan terhadap Kepala Bidang Humas Polda Riau, Jumat (19/6/2026).
Kabid Propam Polda Riau, Kombes Harissandi menjelaskan bahwa jajarannya telah memanggil dan meminta klarifikasi pejabat terkait guna mendapatkan gambaran yang objektif. Langkah ini bertujuan untuk mengumpulkan fakta secara utuh sekaligus memastikan fungsi pelayanan media massa berjalan sesuai harapan masyarakat luas.
"Polda Riau memahami bahwa kritik, masukan, dan saran yang disampaikan insan pers merupakan bagian dari mekanisme kontrol sosial yang sangat penting dalam kehidupan demokrasi. Kami menghormati setiap masukan yang diberikan dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan organisasi," ujar Kabid Propam Polda Riau, Kombes Harissandi.
Pembenahan birokrasi komunikasi ini rupanya mendapat perhatian khusus dari pimpinan tertinggi. Kapolda Riau secara langsung menginstruksikan jajarannya untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat kinerja layanan keterbukaan informasi di lingkungan kepolisian daerah tersebut.
Melalui proses pendalaman internal, Propam telah memberikan sejumlah catatan evaluasi. Fokus pembinaan ini diarahkan pada peningkatan efektivitas komunikasi, penguatan koordinasi antarlembaga, serta pembentukan pola interaksi yang lebih responsif dan konstruktif dengan wartawan.
Tindakan korektif ini ditekankan bukan semata-mata mencari kesalahan individu, melainkan menjadi teguran dan momentum bagi seluruh satuan kerja untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan prima.
"Media merupakan mitra strategis Polri. Hubungan yang baik antara kepolisian dan insan pers menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, membangun edukasi publik, serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," urainya.
Pihak kepolisian memastikan akan terus merawat ruang komunikasi yang terbuka dan transparan bagi para pekerja media. Koordinasi intensif diyakini menjadi kunci utama dalam menyajikan arus informasi yang cepat dan akuntabel kepada publik.
"Polda Riau berkomitmen terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk pelayanan informasi kepada media massa. Kritik kami terima sebagai energi perbaikan, sementara kemitraan dengan insan pers akan terus kami jaga dan perkuat demi kepentingan masyarakat luas," tutupnya. ***