PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru menebar kado istimewa bagi masyarakat dan wisatawan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Tak hanya menggratiskan retribusi parkir di sejumlah titik, pemerintah kota kini memberikan potongan harga besar-besaran untuk layanan perhotelan serta keringanan biaya pengurusan sertifikat tanah bagi warga.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan bahwa program diskon hotel berlaku selama sepekan penuh, mulai Jumat (19/6/2026) hingga Jumat (26/6/2026). Masyarakat maupun pelancong dapat menikmati potongan harga sebesar 24 persen untuk biaya menginap serta seluruh layanan makanan dan minuman di 52 hotel yang berpartisipasi di Pekanbaru.

"Kami ingin Hari Jadi ke-242 ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi kota. Melalui diskon 24 persen di 52 hotel terkemuka ini, kita berharap arus kunjungan ke Pekanbaru meningkat tajam. Dengan begitu, pergerakan ekonomi di Pekanbaru bisa berputar dan tumbuh pesat," ujar Agung, Jumat (19/6/2026).

Sejumlah hotel yang mendukung program ini antara lain Grand Jantra, The Premiere, Aryaduta, Pangeran, Grand Elite, Grand Zuri, The Zuri, hingga Swiss-Belhotel. Daftar lengkapnya mencakup puluhan hotel lainnya seperti Novotel, Fox, Furaya, Batiqa, serta berbagai hotel jaringan lokal yang tersebar di penjuru kota.

Selain memanjakan sektor pariwisata dan kuliner, pemerintah juga memberikan relaksasi pajak bagi masyarakat yang sedang mengurus administrasi pertanahan. Wali Kota Pekanbaru memberikan diskon 50 persen untuk Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi warga yang mengikuti program Proyek Operasi Nasional Agraria atau PTSL.

Kebijakan ini diambil sebagai solusi atas kendala biaya yang sering dihadapi masyarakat saat mengesahkan legalitas tanah mereka. Dengan memangkas separuh biaya, pemerintah kota berharap semakin banyak warga yang mampu merampungkan sertifikat tanahnya sehingga tercipta tertib administrasi pertanahan di wilayah ibu kota Provinsi Riau tersebut.

"Pengurusan sertifikat tanah Prona/PTSL seringkali terkendala oleh biaya BPHTB yang dirasa berat oleh sebagian warga. Di hari jadi kota kita tercinta ini, Pemko memangkas biayanya hingga setengahnya. Silakan manfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya," tuturnya.

Rangkaian kebijakan pro-rakyat ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan semata, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi perputaran ekonomi lokal sekaligus meringankan beban hidup masyarakat Pekanbaru di tengah suasana hari jadi kota yang ke-242.***