SELATPANJANG, GORIAU.COM - Pembina Pedagang Pasar, Ardiansyah, pernah menyampaikan keluhan terkait tak adanya bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dana untuk berdagang dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kepulauan Meranti. Rupanya, memang tahun ini anggaran tersebut tidak ada.


Kepastian itu disampaikan Kepala DisperindagkopUKM Kepulauan Meranti, Syamsuar Ramli, ketika ditemui di Selatpanjang, Kamis (10/7/2014). Ia meyampaikan tahun 2014 ini tidak dianggarkan lagi, namun kalau memang ada permintaan kata Syamsuar pula, tahun
"Tahun 2013 lalu sudah kita alokasikan Rp 200 Juta untuk koperasi pedagang harapan bersama (koperasi pasar), memang tahun ini tidak ada," kata Syamsuar.
Dikatakan Syamsual lati, kalau kedepannya memang ada permintaan, tahun depan (2015, red) DisperindagkopUKM kembali akan menganggarkan, namun diminta juga agar dewan tidak menjegal usulan ini nantinya dalam pembahasan Banggar.
Ia mengakui saat ini banyak masyarakat di Meranti terbelit hutang dengan para rentenir dan tengkulak yang berkedok koperasi.
"Kita sangat setuju kalau koperasi-koperasi resmi dihidupkan kembali. Tahun depan kita anggarkan secara maksimal, tapi mohon juga usulan kami nanti disambut baik DPRD Meranti sehingga masyarakat kita dapat segera terbantu," tukas Syamsuar.(zal)