
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti meningkatkan jadwal operasi armadanya. Ini dilakukan setelah produksi sampah di Selatpanjang khususnya mulai meningkat sejak memasuki bulan puasa.
Menurut Kepala Bidang Pasar DPKP Meranti, Mahayarudin, ketika ditemui di kantornya beberapa waktu lalu mengatakan bahwa saat ini memang terjadi peningkatan produksi sampah. "Memang terjadi peningkatan," katanya menjawab wartawan. Dikatakannya juga, kalau hari biasa produksi sampah perhari hanya sekitar 4 hingga 5 ton, namun bulan puasa ini lebih banyak. Tambah Mahayaruddin, sampah-sampah tersebut beraneka ragam, ada yang berasal dari sayur-sayuran, plastik, kayu, dan beberapa sampah lainnya. Sampah-sampah ini pula tidak hanya berada di tempat pembuangan sementara, melainkan banyak yang dibuang di dalam parit maupun laut. "Kita mengimbau kepada masyarakat agar membuang sampah di tempat sampah yang sudah kita sediakan, jangan lagi membuang sampah ke dalam pari dan laut," tambah Mahayaruddin. Kemudian, ketika disinggung peningkatan sampah ini, Mahayarudin mengaku belum bisa mengatakan besaran kenaikan itu. Hanya saja ditambahkannya peningkatan itu belum signifikan, biasanya peningkatan tertinggi terjadi beberapa hari menjelang lebaran. "Kalau sekarang kita belum bisa mengatakan karena peningkatan itu masih akan terus terjadi, datanya mungkin akhir ramadan atau setelah lebaran baru bisa dikalkulasikan berapa peningkatan produksi sampah. Hanya saja, saat ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi penumpukan kami akan meningkatkan jadwal operasi," kata Mahayaruddin pula sembari mengatakan bahwa mereka memiliki sekitar 6 armada yang siap dioperasikan serta sekitar 400 lebih petugas kebersihan yang tersebar di seluruh wilayah.(zal)