SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Jika selama ini orang Siak, khususnya yang mengalami masalah ginjal, harus melakukan cuci darah keluar daerah seperti Pekanbaru dan Jakarta, kedepan tak perlu lagi. Pasalnya, RSUD Siak kini sudah dilengkapi dengan alat cuci darah (haemodialisa) lengkap dengan tenaga yang akan mengoperasikannya.

Kepastian tersebut diperoleh setelah tim penilai melakukan verifikasi terhadap alat cuci darah yang dimiliki RSUD Siak dan hasilnya, alat tersebut sudah bisa digunakan. Peninjauan alat cuci darah tersebut langsung dilakukan oleh Ketua Pernefri Korwil Sumbar - Riau dr Syaiful Azmi, Selasa (26/3/2013).

Syaiful Azmi menyampaikan bahwa dalam kurun waktu beberapa tahun terakahir ini penyakit ginjal di masyarakat semakin meningkat, dalam 1 juta orang orang ada sekitar 400 orang yang terkena penyakit ginjal yang harus mendapatkan pengobatan dengan melalui cuci darah.

''Kabupaten Siak sudah seharusnya memiliki alat dan dokter ahli di bidang ini. Jangan sampai orang mau berobat atau cuci darah harus pergi ke Pekanbaru karena di RSUD Siak telah memiliki alat hanya tinggal mencari dokter yang ahli dalam mengoperasikan alat tersebut,'' ujarnya.

Sementara itu Direktur RSUD Siak Ulfa Hanum di tempat terpisah menyebutkan bahwa pihak telah menyediakan tenaga ahli yang akan mengoperasikan alat HD tersebut. "Kita sudah memiliki sumberdaya manusia yang akan menangani serta mengoperasikan alat tersebut, dan mereka sudah memberikan pelatihan dalam penguasaan alat yang mungkin akan segera dioperasikan dalam waktu dekat ini,'' jelas Ulfa. (sks)