BAGANSIAPIAPI - Warga di Kepenghuluan Parit Aman, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir dibuat resah oleh kondisi kabel jaringan listrik yang mengendur hingga nyaris menyentuh tanah pada Senin (2/11/2026). Instalasi bertegangan rendah yang ditopang menggunakan tiang darurat ini dinilai membahayakan keselamatan warga setempat.

Kondisi jaringan kelistrikan yang semrawut tersebut memicu kekhawatiran ekstra karena lingkungan itu sering menjadi tempat anak-anak bermain. Situasi ini bermula dari keterbatasan infrastruktur permanen milik perusahaan penyedia listrik, sehingga pelanggan terpaksa menggunakan kayu atau besi penyangga seadanya yang rawan ambruk.

Di sepanjang Jalan Kampung Tengah, RT 003/RW 001, Dusun Tengah Abadi, bentangan kabel berukuran kecil tampak dibiarkan melengkung ke bawah. Menyadari risiko fatal tersebut, masyarakat mendesak pihak terkait segera turun tangan melakukan pembenahan kelistrikan.

"Lihat sendiri kondisi kabel jaringannya. Ukuran kabel kecil, bersambung door to door, tiangnya sementara," beber salah seorang warga Parit Aman, Adi.

Pria berusia 34 tahun ini berharap ada tindakan nyata dari perusahaan setrum negara sebelum muncul insiden yang tidak diinginkan.

"Kita minta pihak PLN Bagansiapiapi proaktif sebelum ada korban tersengat aliran listrik," desaknya.

Keluhan warga terkait fasilitas instalasi di ibu kota Kecamatan Bangko itu langsung mendapat respons dari otoritas kelistrikan. Manajer PT PLN (Persero) ULP Bagansiapiapi, Herliyan Harsuvel memastikan pihaknya menanggapi serius persoalan jaringan darurat yang dibangun secara mandiri oleh calon pelanggan tersebut.

"Beberapa lokasi sudah kami survei dan telah diajukan untuk dilakukan perbaikan. Selain itu, beberapa titik juga sudah dilakukan penggantian tiang serta kabel," jelasnya melalui pesan singkat WhatsApp.

Keterbatasan fasilitas di tengah tren peningkatan jumlah konsumen baru memang menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi instansinya. Meski demikian, Herliyan menjanjikan penanganan fisik agar kualitas layanan kelistrikan di wilayah tersebut kembali standar dan aman bagi lingkungan.

"Baik, kami pastikan turun ke lokasi dan instalasi tersebut akan diperbaiki secara bertahap," janjinya. ***