PEKANBARU - Kemunculan titik panas (hotspot) di daratan Pulau Sumatera menunjukkan angka yang masif dengan total deteksi mencapai 2.396 titik. Di Provinsi Riau sendiri, terpantau lebih dari seratus titik panas yang kini mulai menyebar di berbagai kabupaten dan kota pada Kamis (3/9/2026).

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Elisa JS Kedang, menyampaikan bahwa berdasarkan pembaruan data radar hingga pukul 23.00 WIB, terdapat 113 titik panas yang terdeteksi secara eksklusif di dalam wilayah administrasi Provinsi Riau.

Kondisi ini berlangsung beriringan dengan kondisi cuaca Riau yang saat ini diselimuti udara buram. "BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Riau pada Kamis ini. Meski demikian, kondisi udara kabur diprakirakan masih mendominasi cuaca Riau hingga dini hari," terang Elisa terkait situasi di lapangan.

Sebaran Titik Panas di Riau

Kabupaten Indragiri Hilir tercatat menduduki posisi puncak dengan jumlah hotspot paling banyak di Riau. Berikut adalah rincian data sebaran 113 titik panas di provinsi tersebut:

  • Indragiri Hilir: 31 titik
  • Pelalawan: 22 titik
  • Indragiri Hulu: 20 titik
  • Kepulauan Meranti: 17 titik
  • Bengkalis: 13 titik
  • Siak: 4 titik
  • Kuantan Singingi: 3 titik
  • Dumai: 2 titik
  • Rokan Hulu: 1 titik

Sumatera Selatan Terbanyak di Pulau Sumatera

Jika ditarik ke skala yang lebih luas, Pulau Sumatera sedang dikepung ribuan hotspot. Sumatera Selatan menjadi wilayah yang menyumbang angka paling dominan dengan jumlah mencapai 1.484 titik panas.

Menyusul di bawahnya adalah Provinsi Bangka Belitung dengan 234 titik, serta Jambi sebanyak 188 titik. Sementara itu, provinsi lainnya turut mencatatkan sebaran, yakni Lampung (144 titik), Sumatera Utara (39 titik), Kepulauan Riau (33 titik), Aceh (30 titik), Sumatera Barat (18 titik), dan Bengkulu sebanyak 13 titik. ***