
SIAK - Sebanyak 454 mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru akan diterjunkan ke Kecamatan Sungai Apit. Mereka membawa misi besar untuk mengubah sejumlah kampung menjadi desa binaan yang mandiri secara berkelanjutan.
Rencana besar ini terungkap saat jajaran kampus melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Siak di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Kamis (11/6/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar menyambut baik program yang menjadi bagian dari kebijakan Kampus Berdampak tersebut.
"Pemerintah Kabupaten Siak siap membangun kolaborasi agar program-program tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Mahadar.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik ini berbeda dengan program pengabdian biasa. Mahasiswa tidak sekadar datang selama satu bulan lalu pergi, melainkan menjadikan wilayah tersebut sebagai desa binaan jangka panjang.
Kepala LPPM Universitas Hang Tuah, Reno Renaldi memastikan program ini akan dikawal terus oleh dosen pembimbing lapangan bersama pemerintah kecamatan dan kampung setempat.
"Kami ingin mahasiswa dan dosen hadir langsung di tengah masyarakat serta memberikan dampak nyata melalui program-program yang dapat dirasakan manfaatnya," jelasnya.
Program yang rencananya akan dimulai 20 Juli 2026 ini akan menerjunkan ratusan mahasiswa dari delapan program studi berbeda. Mereka akan saling melengkapi sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing, yang meliputi:
Program pengabdian ini memiliki bobot empat Satuan Kredit Semester (SKS) dengan beban kegiatan 45 jam setiap minggunya. ***