
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho bersama Ketua TP PKK Pekanbaru, Sulastri turut menjajal rute Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 pada Minggu (19/6/2026). Keduanya memulai lintasan dari Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau, menyusuri sejumlah ruas jalan utama kota dalam agenda yang tercatat sebagai salah satu kompetisi lari terbesar di kawasan Sumatera tersebut.
Dalam pelaksanaannya, Agung berlari berdampingan dengan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan. Berdasarkan data penyelenggara, kompetisi olahraga ini berhasil menarik partisipasi 15 ribu pelari yang tidak hanya berasal dari wilayah Riau, tetapi juga menjangkau berbagai daerah di Indonesia hingga peserta mancanegara.
Melihat tingginya tingkat keikutsertaan publik, Agung memberikan apresiasi terhadap inisiatif penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai agenda ini efektif menjadi medium promosi gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
"Ini benar-benar event yang sangat luar biasa, dengan persiapan yang begitu matang," urai Agung di sela kegiatan tersebut.
Menurutnya, kelancaran penyelenggaraan kompetisi ini mencerminkan kuatnya kolaborasi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau. Secara khusus, ia menyoroti peran Irjen Pol Herry Heryawan yang dinilainya mampu merangkul berbagai elemen dan menjadi sosok pengayom di daerah.
"Beliau juga sosok yang banyak memberi inspirasi," imbuhnya.
Sebagai bentuk dukungan kelembagaan, Pemerintah Kota Pekanbaru memberlakukan kebijakan akses gratis layanan transportasi umum Trans Metro Pekanbaru bagi seluruh pelari. Para peserta cukup memperlihatkan nomor dada (BIB) atau medali RBR 2026 kepada petugas untuk menikmati fasilitas mobilitas tersebut.
Kehadiran belasan ribu pelari beserta rombongan dari luar daerah ini dipastikan membawa dampak positif bagi perputaran ekonomi lokal. Agung mencatat pergerakan transaksi perdagangan di Kota Pekanbaru mengalami lonjakan, yang sejalan dengan peningkatan tingkat keterisian kamar hotel di berbagai wilayah kota. ***