
PEKANBARU – Kemunculan titik panas atau hotspot kembali terdeteksi di Pulau Sumatera. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru merilis data pembaruan yang menunjukkan keberadaan puluhan titik panas yang tersebar di sejumlah provinsi, Senin (4/5/2026).
Hingga pukul 23.00 WIB, satelit memantau total 41 titik panas di seluruh wilayah Sumatera. Provinsi Riau tercatat menyumbang belasan titik yang tersebar di enam kabupaten.
"Secara keseluruhan terpantau 41 hotspot, dengan rincian Aceh 3 titik, Jambi 7 titik, Bengkulu 1 titik, Sumatera Barat 5 titik, Sumatera Selatan 7 titik, dan Kepulauan Riau 2 titik," urai Forecaster on duty BMKG Pekanbaru, Anggun Rahmania.
Khusus di Provinsi Riau, jumlah anomali suhu ini mencapai 16 titik. Sebaran paling banyak ditemukan di wilayah Kabupaten Pelalawan dengan total 5 titik panas yang terdeteksi.
"Menyusul Kabupaten Indragiri Hulu 4 titik, Indragiri Hilir 3 titik, Kuantan Singingi 2 titik, serta masing-masing 1 titik di Kabupaten Rokan Hilir dan Siak," tambahnya.
Di tengah pantauan titik panas yang cukup signifikan ini, BMKG juga terus memonitor kondisi cuaca harian. Warga di Riau tetap diminta mengantisipasi potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang di lingkungan sekitar.
"Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu," tegasnya. ***