PEKANBARU, GORIAU.COM - Gubernur Riau, H Annas Maamun berencana turun langsung membagikan sebanyak 20 ribu masker ke jalan dan sekolah-sekolah yang terpusat di Pekanbaru, Riau, Rabu (26/2/2014) pagi ini.

"Besok (pagi ini, red) kita akan bagikan sekitar 20 ribu masker, saya langsung turun," kata Annas Maamun, Selasa (25/2/2014).

Langkah ini menjadi rentetan program peduli pemerintah terhadap kabut asap di Riau. Sementara sebelumnya, beberapa kepala daerah di kabupaten di Riau telah ikut serta turun ke lapangan membagikan masker.

Kabut asap yang diakibatkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau semakin banyak dan pekat. Sehingga sudah selayaknya Riau ditetapkan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) sejak tujuh kabupaten/kota telah menyatakan kondisi darurat.

Ketujuh kabupaten/kota tersebut antara lain Bengkalis, Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Dumai, Meranti dan Pelalawan. Namun Bengkalis dan Pelalawan termasuk paling parah dari tujuh kabupaten/kota tersebut.

Setidaknya hingga saat ini sudah lebih dari 22 ribu jiwa yang tererang Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Angka yang sangat mengkhawatirkan dan cukup cepat dari prediksi sebelumnya.

Pada Januari 2014 lalu, baru terdata sebanyak lima ribu jiwa yang terserang ISPA. Angka tersebut melonjak drastis hingga 25 Februari 2014 kemarin, dimana tercatat sudah lebih dari 22 ribu jiwa yang terserang ISPA.***