
PEKANBARU - Kepala Kejati Riau, I Dewa Gede Wirajana resmi melantik enam pejabat struktural baru di lingkungan Kejaksaan Tinggi Riau, Kamis (27/8/2026). Agenda rotasi yang berlangsung di Aula Sasana HM Prasetyo ini tidak hanya menjadi momen penyegaran birokrasi, tetapi juga ajang penegasan sikap kejaksaan dalam mengawal kasus kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau.
Pelantikan tersebut menetapkan Aspidsus Kejati Riau yang baru, Syahrir Jasman. Ia secara resmi menggantikan Kajari Pekanbaru, Marlambson Carel Williams, yang sebelumnya menduduki posisi tersebut.
Selain perombakan formasi di ibu kota provinsi, gerbong mutasi kali ini juga menyentuh pimpinan kejaksaan di empat kabupaten lainnya. Berikut adalah rincian pimpinan baru yang dilantik:
Peringatan Jaga Integritas
Di hadapan para pejabat yang baru dilantik serta Wakajati Riau, Adhi Prabowo, I Dewa Gede mengingatkan bahwa rotasi adalah hal lumrah dalam dinamika organisasi. Ia secara khusus meminta seluruh jajaran untuk merawat capaian positif dan menjalankan amanah secara profesional.
"Saya kira tetap seperti sebelum-sebelumnya, tetap jaga integritas, profesional, semangat untuk bekerja. Jangan mencederai yang sudah ada di sini yang baik-baik," tegasnya.
Fokus Penindakan Hukum Karhutla
Memasuki musim kemarau, persoalan kabut asap turut menjadi perhatian utama pucuk pimpinan Kejati Riau tersebut. Terkait penindakan terhadap pelaku pembakaran lahan, institusinya menyatakan kesiapan penuh untuk memproses hukum pihak-pihak yang terbukti bersalah.
"Ya, kami tetap komitmen terhadap penegakan hukum yang ada di Riau. Kami menunggu penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Polda Riau," paparnya.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat luas untuk menghentikan kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar. Menurutnya, kerugian yang ditimbulkan sangat masif dan berdampak langsung pada keseharian warga.
"Janganlah melakukan pembakaran-pembakaran. Itu merugikan semuanya, merugikan kita. Anak-anak sekolah menjadi tidak sekolah, kesehatan juga semakin menurun dengan adanya kabut asap," pungkasnya. ***