
DUMAI-Kota Dumai naik ke level 3 setelah sempat menjalankan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2. Ada beberapa hal yang membuat Dumai naik level. Di antaranya peningkatan signifikan kasus terkonfirmasi positif yang dirawat dalam dua minggu terakhir
Hal itu berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 tahun 2022 tentang PPKM level 3, 2 dan 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahaan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah, Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.
Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Dumai, Adyan Bangga Pranata Harahap mengungkapkan, bahwa berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 tahun 2022, Kota Dumai masuk ke dalam PPKM level 3. Tim Satgas Covid-19 akan segera membuat surat edaran untuk menjadi pedoman masyarakat selama PPKM level 3.
"Kami masih buat surat edaran satgas terkait pedoman PPKM level 3 ini, hal hal apa saja yang nantinya akan dibatasi akan tertuang dalam surat edaran," katanya, Selasa (1/3/2022).
Sementara juru bicara Satgas Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful mengungkapkan, bahwa saat ini Kota Dumai masih tetap melaksanakan PPKM, bahkan sudah naik ke level 3 .
Menurutnya, ada beberapa hal yang membuat Dumai naik level. Di antaranya, ada peningkatan signifikan kasus terkonfirmasi positif yang dirawat dalam dua minggu terakhir, sehingga Dumai keluar dari level 2 dan naik menuju level 3 .
"Ada peningkatan kasus beberapa hari belakangan, bahkan angkanya dalam sehari ada 142 kasus, dan dibarengi dengan kasus kematian. Hal ini menjadi perhatian kita semua, bahwa Covid-19 masih ada dan harus waspada," ujarnya seperti dilansir dari laman web Pekanbaru.tribunnews.com
Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Dumai terus meningkat. Beberapa hari belakangan penambahan pasien Covid-19 meningkat drastis, dan angka kematian mengalami peningkatan. Syaiful meminta masyarakat mengetatkan protokol kesehatan (prokes), karena prokes merupakan hal yang harus tetap diterapkan, jika ingin perkembangan Covid-19 dihentikan.
"Prokes harus lebih ketat, jangan kendor, kalau kendor nanti bisa saja perkembangan Covid-19, kembali meningkat, dan membuat Dumai naik level, " imbaunya.
Ia menerangkan, saat ini Dumai harus tetap waspada. Pasalnya, di beberapa provinsi dan daerah sudah terjadi lonjakan kasus Covid-19. Perkembangan kasus Covid-19 di Dumai, ada 454 kasus positif Covid-19 aktif.
Pada Senin (28/2/2022) juga ada kasus kematian dan terpapar Covid-19 di Kota Dumai. "Ingat walaupun sudah divaksin masyarakat harus tetap melaksanakan prokes, gunakan masker dengan benar," pungkasnya.***