DUMAI-F1QR Lanal Dumai dan Tim Gabungan Satgas Dispamsanal menggagalkan pemberangkatan 22 orang calon pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal ke Malaysia di pesisir Pantai Sepahat Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Selasa (1/3/2022).

Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Himawan, MMSMC melalui Palaksa Lanal Dumai Letkol Laut (PM) Anwar Rahman, membenarkan bahwa pihaknya telah menggagalkan upaya pemberangkatan 22 orang calon PMI secara ilegal ke Malaysia di pesisir Pantai Sepahat Kabupaten Bengkalis.

Ia mengatakan bahwa keberhasilan tim gabungan tersebut berawal dari informasi yang diterima dari agen di lapangan pada Senin (28/2/2022).

Informasi menyebutkan adanya rencana pemberangkatan calon PMI secara ilegal melalui pesisir Pantai Sepahat, Bengkalis Provinsi Riau menuju Malaysia menggunakan speed boat.

Setelah tiba di lokasi tim gabungan yang dipimpin oleh Dansub Unit Intel Teknis Lanal Dumai Lettu Laut (KH) Fersy Angry, melaksanakan penyisiran ke dalam hutan sawit hingga ke bibir pantai.

Tim berhasil menemukan serta mengamankan calon PMI sebanyak 22 orang.

"Dua puluh dua orang itu terdiri dari delapan orang Laki-laki dan 14 orang perempuan yang sedang berkumpul di Pantai Sepahat, Bengkalis dan bersiap diberangkatkan secara ilegal menuju Malaysia," ujarnya dikutip dari laman web Pekanbaru.tribunnews.com.

Letkol Laut (PM) Anwar Rahman menerangkan, setelah berhasil mengamankan 22 orang calon PMI, kemudian PMI dibawa menuju Mako Lanal Dumai, untuk dilaksanakan pengecekan identitas, fisik, barang bawaan dan kesehatan.

Diakuinya, keberhasilan Lanal Dumai dalam menggagalkan pemberangkatan PMI secara illegal ke Malaysia, merupakan satu bentuk kesiapsiagaan TNI AL dalam menghadapi berbagai ancaman di wilayah kerjanya sesuai instruksi dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono.

"Dari keterangan awal yang di peroleh, bahwa para calon PMI tersebut berasal dari berbagai daerah seperti Tanjung Balai Asahan, Jambi, Jogja dan Jawa Timur," imbuhnya.

Di tempat yang berbeda Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan Tim Gabungan Lanal Dumai dalam aksi penggagalan penyelundupan PMI.

Aksi ini merupakan tindakan nyata dalam rangka menjaga keamanan laut di wilayah kerja Lanal Dumai khususnya dan Koarmada I umumnya.

"Laksanakan tugas seperti yang diperintahkan atasan, kami mengapresiasi atas keberhasilan Lanal Dumai," pungkasnya.

Selanjutnya pada Selasa, 1 Maret 2022 Pukul 11.30 WIB 22 orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) diserahkan Palaksa Lanal Dumai Letkol Laut (PM) Anwar Rahman, kepada Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk pendalaman dan proses lebih lanjut.***