
TEMBILAHAN –Dari hasil Pembahasan Bersama Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) , struktur Pendapatan dan Belanja pada KUA–PPAS Tahun Anggaran 2027 diprediksi mencapai Rp 1,9 triliun.
Hal tersebut disampaikan badan anggaran dalam Rapat Paripurna ke-23 masa persidangan VII, tahun sidang 2026, Selasa (3/11/2026).Pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Inhil, Iwan Taruna itu, dihadiri oleh Sekdakab Inhil, Tantawi Jauhari di Gedung DPRD Inhil.
Seperti yang dijelaskan anggota Baggar DPRD Inhil, Edi Gunawan kepada GoRiau.com, Rabu (4/11/2026), semula proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada KUA-PPAS tahun anggaran 2027 sebesar Rp319.701.344.547, 00 dan setelah melalui pembahasan bersama mengalami perubahan sebesar Rp320.915.624.547, 00 sen atau mengalami kenaikan sebesar Rp1.214.280.000,00 sen .
Sementara, PAD tahun anggaran 2027 semula ditetapkan dalam buku KUA / PPAS sebesar Rp.1.652.285.354.121 , 00 sen dan setelah melalui pembahasan bersama mengalami perubahan pada buku KUA/PPAS Tahun Anggaran 2027 menjadi Sebesar Rp 1.941.168.566.153 , 00 sen atau ada kenaikan sebesar Rp288.883.212.032..
Dikatakan Edi Gunawan, secara umum belanja daerah terjadi pergeseran dan rasionalisasi pengurangan serta penambahan belanja dari semula yang direncanakan pada rancangan awal buku KUA PPAS 2027.
Dimana belanja daerah semula diproyeksikan pada rancangan buku KUA-PPAS tahun anggaran 2027 sebesar Rp2.031.605.258.900, 89 sen dan padasaat pembahasan bersama mengalami perubahan, sehingga belanja daerah menjadi sebesar Rp.2.202.337.894.291 atau adanya kenaikan sebesar Rp170.732.635.390.
Kemudian, terhadap sisa lebih perhitungan tahun anggaran sebelumnya (SiLPA) dimana semula pada Kua-PPAS tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp379.319.904.779, 89 sen dan penyertaan modal sebesar Rp500.000.000, 00 sen sehingga penerimaan pembiayaan menjadi sebesar Rp379.819.904.779, 89sen, setelah pembahasan bersama mengalami perubahan dimana terhadap sisa lebih perhitungan tahun anggaran sebelumnya (SiLPA) di proyeksikan menjadi sebesar Rp261,169.328.138, 56 sen.
Sementara itu, Ketua DPRD Inhil, Iwan Taruna mengatakan untuk pembahasan anggara ini, DPRD Inhil benar-benar harus bekerja ekstra dan teliti, agar program yang ada benar-benar yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Ditengah kondisi keuangan daerah seperti sekarang ini, kita mau program yang dianggarkan untuk 2027 memang benar-benar yang paling dibutuhkan. Jadi semua program yang telah diusulkan benar-benar kita lihat dan teliti satu-satu,” tukas Iwan Taruna. ***