SELATPANJANG - Suasana khusyuk menyelimuti Halaman Musholla Thoriqoh Babussalam, Desa Dwi Tunggal, Kecamatan Rangsang pada Rabu (23/9/2026) malam. Ratusan jamaah melebur dalam lantunan selawat dan zikir pada peringatan Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al-Jailani ke-887, sebuah majelis yang menjadi pengingat kuat bagi warga Kabupaten Kepulauan Meranti untuk kembali meneladani jejak langkah dan akhlak mulia sang ulama.

Mewakili Bupati Kepulauan Meranti, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kepulauan Meranti, Tengku Arifin menegaskan bahwa peringatan ini jauh dari sekadar rutinitas seremoni tahunan. Majelis tersebut merupakan wadah spiritual untuk menyerap nilai-nilai ketawaduan, keistikamahan, serta kasih sayang yang diwariskan sosok pimpinan para wali tersebut kepada umat Islam.

"Haul ini bukan sebatas ajang mengenang wafatnya seorang ulama besar, melainkan cambuk spiritual bagi kita untuk mempraktikkan akhlak, ilmu, dan perjuangan beliau dalam menegakkan syariat di kehidupan nyata," urainya.

Menurut Arifin, keteladanan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani sangat relevan untuk diaplikasikan dalam roda pemerintahan maupun interaksi sosial sehari-hari. Ia mendorong warga menjadikan dedikasi sang ulama sebagai inspirasi utama dalam mengabdi dan membangun daerah yang harmonis.

"Ini adalah kesempatan berharga untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus menjadikan ajaran beliau sebagai kompas dalam mewujudkan masyarakat Meranti yang religius, berakhlak mulia, dan sejahtera," harapnya.

Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal dan mendukung penuh setiap kegiatan keagamaan yang memupuk semangat persaudaraan di tengah dinamika masyarakat setempat.

Di sisi lain, Ketua Pelaksana Haul Akbar, Muhammad Fadil menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme jamaah Jam'iyyah Thoriqoh Al-Mu'tabaroh An-Nahdliyah serta dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan donatur. Majelis tahun ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ali Magelang, Ahmad Shaleh Ismail, yang datang jauh dari Jawa Tengah untuk memberikan tausiah pencerahan.

"Semoga petuah dan kehadiran beliau mampu menyiram dahaga spiritual dan memberikan keberkahan bagi kita semua dalam menjalankan aktivitas selaku jamaah ahli tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah di Kecamatan Rangsang," tuturnya.

Gema selawat pada malam itu turut mempertemukan berbagai kalangan. Hadir berbaur bersama masyarakat, jajaran pejabat daerah mulai dari Sekretaris DPRD Kepulauan Meranti beserta anggota legislatif, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, aparat Kepolisian Sektor Rangsang, jajaran pemerintah kecamatan, hingga perangkat desa setempat. ***