PEKANBARU - Kekalahan tipis 2-1 pada laga pembuka tak menyurutkan langkah PSPS Pekanbaru untuk terus bersaing dalam kompetisi musim 2026/2027. Di hadapan ratusan suporter yang memenuhi area Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru, jajaran pelatih menyuntikkan optimisme baru bagi tim agar tidak larut dalam kekecewaan.

Suasana keakraban tergambar jelas dalam agenda Gala Dinner dan Deklarasi Damai Aliansi Suporter yang digelar Ahad (13/9/2026). Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas meminta para pemainnya untuk segera memulihkan kepercayaan diri karena kompetisi baru saja dimulai.

"Saya pikir perjalanan kita masih panjang. Kita baru melakukan satu pertandingan dan tentunya kami sangat mengharapkan dukungan dan support dari seluruh suporter dan masyarakat Riau," tuturnya memecah suasana malam tersebut.

Modal Positif dari Pemusatan Latihan

Skuad Askar Bertuah sebenarnya memiliki rekam jejak persiapan yang terukur. Tim pelatih telah menggelar pemusatan latihan di Jakarta sejak pertengahan Juli lalu. Selama proses tersebut, para pemain dinilai mampu menjalankan instruksi taktik dengan tingkat disiplin yang tinggi.

Rangkaian uji coba pramusim juga menunjukkan grafik permainan yang menjanjikan. PSPS bahkan sempat mencatatkan kemenangan saat berhadapan dengan Persis Solo, salah satu klub yang berlaga di kasta Liga 1.

Deretan hasil uji coba tersebut menjadi tolok ukur penting bagi tim pelatih dalam menakar kesiapan skuad sebelum turun gelanggang. "Kita melihat tim ini punya progres yang baik di dalam persiapan untuk menghadapi kompetisi," jelasnya.

Sinergi Pemerintah dan Suporter

Usai merampungkan agenda di ibukota, skuad PSPS bergeser ke Semarang selama dua pekan guna mematangkan strategi akhir. Laga perdana kemudian memaksa mereka meladeni kekuatan tim tuan rumah. Meski seluruh pemain telah berjuang mengimbangi ritme permainan lawan, skor 2-1 tetap mengunci hasil akhir pertandingan.

Menghadapi tantangan jadwal yang padat ke depan, Akhyar menilai dukungan moral dari luar lapangan adalah elemen vital bagi mental pemain. Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada Pemkot Pekanbaru yang terus memberikan perhatian langsung terhadap perjalanan tim kebanggaan masyarakat ini.

Sambutan hangat dari elemen pemerintahan dan aliansi suporter membuat jajaran pelatih merasa dirangkul erat sebagai satu kesatuan. "Kami merasa seperti keluarga dan tentunya ini menjadi sebuah harapan, tanggung jawab, sekaligus motivasi," tambahnya.

Mengarungi sisa pertandingan, seluruh elemen tim telah berikrar untuk mengerahkan kemampuan terbaiknya. Akhyar meyakini, dengan aliran doa serta dukungan tak terputus dari para pendukung, PSPS Pekanbaru mampu meraih target prestasi di penghujung musim kompetisi. ***