
PEKANBARU – Rencana pembangunan Depo Transit Sampah di Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, mulai memasuki tahap pembahasan intensif. Proyek yang diusulkan berlokasi di Jalan Sri Sejahtera, tepatnya di belakang area Lahan Cadangan Pangan Terintegrasi atau siCANTIG.
Lurah Agrowisata, Zulken, Selasa (30/6/2026), menjelaskan bahwa pihak pemerintah kelurahan telah menjembatani komunikasi antara Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dengan tokoh masyarakat setempat melalui rapat sosialisasi. Meski wacana pembangunan telah bergulir, ia menegaskan bahwa hingga saat ini kegiatan di lapangan baru sebatas koordinasi awal.
"Lokasinya sudah diusulkan di Jalan Sri Sejahtera, tepatnya di belakang lahan siCANTIG. Saat ini baru sebatas rapat, belum ada pembangunan," ujarnya.
Dalam proses pembahasan tersebut, warga bersama jajaran ketua RT dan RW menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan depo. Namun, dukungan tersebut disertai dengan sejumlah poin permintaan agar keberadaan fasilitas publik ini memberikan dampak positif bagi penduduk lokal. Warga meminta agar proses rekrutmen tenaga kerja operasional depo nantinya memprioritaskan masyarakat di Kelurahan Agrowisata.
Selain urusan penyerapan tenaga kerja, warga juga memberikan catatan khusus terkait manajemen lalu lintas. Mereka berharap akses jalan menuju depo diatur secara ketat agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat, terutama jalur mobilitas warga yang rutin melintasi kawasan perkebunan.
Pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan memperkirakan kebutuhan lahan untuk pembangunan depo ini mencapai kurang lebih 7.000 meter persegi. Lokasi tersebut dipilih karena jaraknya yang cukup jauh dari permukiman padat penduduk, sehingga potensi dampak negatif bagi masyarakat dapat diminimalisir.
Depo transit ini nantinya tidak hanya melayani Kelurahan Agrowisata saja, melainkan diproyeksikan sebagai pusat transit sampah bagi tiga kecamatan sekaligus, yakni Kecamatan Rumbai, Rumbai Barat, dan Rumbai Timur. Mengingat fungsinya yang cukup vital, diperkirakan akan ada sekitar 51 hingga 53 unit kendaraan pengangkut sampah yang akan keluar masuk setiap harinya guna melayani kebutuhan kebersihan di wilayah Rumbai dan sekitarnya.***