PEKANBARU, GORIAU.COM - Partai Bulan Bintang (PBB) tetap setia untuk mengisi kekuatan bakal calon (balon) Gubernur Riau, Herman Abdullah - Agus Widayat. Meski saat ini satu persatu partai pengusung --dari delapan partai yang ikut mendeklarasikan-- mulai tarik diri dan koalisi mulai kempes, namun PBB justru semakin kuat untuk keduanya. 

Pengurus DPW Partai Bulan Bintang (PBB), Zulkarnain Nurdin mengatakan, sejauh ini, PBB tetap yakin dengan pasangan Herman Abdullah - Agus Widayat. Belum ada tanda-tanda untuk keluar dari koalisi delapan partai untuk HA - AW.

"Kita juga mendengar isu hengkangnya beberapa partai dari koalisi Herman Abdullah - Agus Widayat. Namun, secara administrasi PBB tetap mendung pak Herman. Belum ada pencabutan dukungan," ujar Zulkarnain Nurdin.

Namun, dia mengakui hingga saat ini belum ada gerakan yang signifikan untuk turun bersama yang diusulkan oleh tim sukses Herman Abdullah - Agus Widayat, termasuk turun bersama dengan PBB. "Belum ada turun bersama dengan partai kita. Memang pak Herman sering turun tapi sifatnya lebih internal dia saja. Ini mungkin belum ada konsolidasi lebih lanjut," katanya.

Dia mengkhawatirkan,dengan kondisi demikian, akan ada gejolak pada arus bawah. Sebab, kalau tidak ada gerakan cepat dari tim koalisi Herman Abdullah, berkemungkinan ada gerakan tertentu pada arus bawah sehingga merugikan suara koalisi.

"Ada Kekhawatiran saya di arus bawah kalau tak bergerak cepat sebab politisi arus bawah belum terkoordinir," ungkap ketua DPW PBB periode 2004-2009 ini.

Apalagi PBB, kata dia, tidak mau hanya memberikan dukungan semata. Menurutnya, hingga saat ini PBB masih punya banyak pendukung. Otomatis, konsekwensi dari sebuah koalisi dalam politik, adalah bergaining posisition.

''Kita tak mau juga menjadi sebatas dukungan legal formal saja. Kita mendukung tapi jelas ada bargaining posisi untuk kader-kader kita," ungkap anggota komisi D yang juga berprofesi sebagai dosen di Unilak ini.

Sementara itu, politisi senior partai Gerindra, Nurzaman juga tidak mau mengatakan kalau partai Gerindra telah mencabut dukungan dari koalisi pendukung Herman Abdullah. Dia mengaku hingga saat ini, Gerindra masih berkomitmen mendukung pasangan Herman Abdullah - Agus Widayat. "Gerindra masih komitmen, tapi kita lihat bagaimana perkembangan selanjutnya,'' ujarnya. (nti)