PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Jalan yang menghubungkan Desa Sungai Ara dan Desa Merbau Kecamatan Pelalawan sepanjang 8,5 km saat ini mengalami rusak parah. Selain belum beraspal, di jalan ini juga banyak lubang-lubang menganga. Jika musim hujan, jalan ini pun sangat licin dan menyulitkan warga yang ingin mengangkut hasil pertanian.

"Kondisi jalan antara Desa Sungai Ara dan Desa Merbau di Kecamatan Pelalawan memang sudah sangat parah. Lihat saja sendiri, jalan penuh lubang sehingga banyak kendaraan terpuruk. Padahal jalan ini adalah akses jalan warga untuk memasuki jalan Lintas Bono atau jalan menuju ibukota. Selama ini, kalau mobil bisa lewat karena masyarakat desa memberi gambang kayu pada titik rawan untuk masuk ke kampung Sungai Ara," terang salah seorang warga Sungai Ara, Ade Riandy, pada sejumlah media di Pangkalan Kerinci, Sabtu (16/2/2013).

Adep mengatakan bahwa kerusakan jalan yang parah ini akibat proyek pembangunan jalan di Pangkalan Terap. Ini terjadi karena banyaknya truk–truk proyek pengangkat material yang bertonase berat melintas di jalan tersebut. Dan memang di sisi kiri-kanan jalan ini kebun sawit warga dan banyak truk–truk pribadi warga yang mengangkut sawit yang melintasi jalan ini.

"Tapi menurut saya, memang kondisinya sudah parah apalagi saat pembangunan jalan di Pangkalan Terap semakin menambah jalan ini rusak parah," katanya.

Atas kondisi ini, sambungnya dirinya berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan agar bisa membangun jalan ini sesegera mungin. Karena jalan ini merupakan akses satu–satunya bagi warga untuk menuju jalan keluar dari desa ke Ibukota. Apalagi saat ini ditambah musim hujan yang mengakibatkan jalan sangat becek dan berlubang.

"Memang, kita mendengar informasi dari salah satu anggota Dewan bahwa pembangunan jalan pada tahun ini akan dimulai meski hanya separuhnya dulu. Namun kita berharap pada Pemda Pelalawan agar jalan ini dapat segera dibangun tuntas. Ini adalah akses warga, supaya warga bisa keluar dengan aktivitas perekonomian mereka kalau jalan penghubung atau jalan akses satu–satunya ini rusak parah. Kondisi jalan yang paling parah yakni pada jarak 300 meter menuju Sungai Ara," tutupnya. (ilm)