PEKANBARU, GORIAU.COM - Masyarakat Pekanbaru merasa tambah kesal pada Walikota Pekanbaru, Firdaus MT. Pasalnya akibat dari program Firdaus yang dinilai tidak tepat sasaran telah menyengsarakan masyarakat Kota Bertuah itu, berupa banjir di beberapa daerah di Pekanbaru, Provinsi Riau.
"Parahnya, dari setiap program wako, kebanyakan hanya berupa himbuan di TV saja, padahal alokasi anggarannya hingga ratusan juta, andai uang itu untuk perbaikan saluran dan pengerukan parit besar, saya rasa akan sangat bermanfaat," kata Efendi F salah seorang warga jalan Arifin Achmad Pekanbaru.
Dikatakan Efendi lagi, khusus untuk banjir, jauh sebelum masuk masa penghujan, dulu katanya akan diperbaiki dan di sesuaikan tata letak aliran air dalam drainase untuk mencegah banjir. Namun, hingga terjadi banjir sejak beberapa hari yang lalu, tidak ada riil nya.
"Itu bukti bahwa memang belum ada tindakan dalam mengatasi banjir, sementara itu untuk khalayak ramai," ungkap Efendi lagi.
Efendi juga menilai banyaknya ruko di kota, itu menjadi salah satu penyebab, karena tidak memiliki sumur resapan. Sementara terkait Izin AMDAL nya gk pernah dipertanyakan.
Efendi juga mengaku Ia tidak lagi punya harapan ke Firdaus MT untuk masalah banjir ini. Intinya menurut Efendi butuh langkah kongrit untuk menyelesaikan semua masalah yang berkaitan dengan masyarakat.
"Jangan cuma bicara menipu dengan janji, terlebih sebagai alibi, selalu disalahkan masyarakat yang membuang sampah sembaranglah tidak menjaga kebersihan, padahal jelas jelas drainase di kota berkuah (bukn bertuah) ini tidak baik dan terkesan asal asalan. Parit besar sangat sedikit, semua ketutup dengan bangunan dan jalan. Itu yang menjadi penyebab," kata Efendi dengan nada kesal.(zal)