
PEKANBARU – Empat tahun kepemimpinan Gubernur Riau, Syamsuar, dinilai kurang memuaskan. Sejumlah proyek dan kebijakan yang diterapkan dinilai belum memberikan manfaat signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Riau.
Program pembangunan terutama infrastruktur jauh dari harapan, ekonomi masyarakat semakin sulit. Bahkan dua proyek yang menjadi sorotan utama publik yakni pembangunan gedung Korem dan payung-payung konvertibel Masjid Agung Annur juga tidak sesuai dengan yang diharapkan.
"Pembangunan gedung Korem sampai detik ini masih terbengkalai, ini menyulitkan TNI dalam menjalankan aktivitas pentingnya sebagai instrumen pertahanan berbasis teritori," ungkap Dr. Intsiawati Ayus, SH, MH, anggota DPD/MPR RI periode 2019-2024, kepada GoRiau.com, Jumat (14/4/2023).
Tak hanya gedung Korem,, proyek payung-payung konvertibel raksasa di Masjid Agung Annur juga menuai kritik.
"Siapa yang tidak kagum pada keindahan Masjid Nabawi, tapi itu berbeda dengan yang di Masjid Agung Annur Pekanbaru, payung-payung konvertibel raksasa itu juga masih kacau balau sampai saat ini," ujar Intsiawati Ayus.
Menurut Instiwati, sebaiknya Gubernur Samsuar fokus menyelesaikan proyek yang sedang berlangsung saat ini dan tidak perlu memikirkan kebijakan atau program baru.
"Jadi menurut saya, sebaiknya Bapak Gubernur bersih-bersih saja pekerjaan yang sedang berlangsung sekarang ini, jangan memikirkan kebijakan ataupun program lagi di sisa jabatan ini," tegasnya.
Intsiawati Ayus menambahkan, pekerjaan yang saat ini sedang berjalan pun masih banyak yang kacau.
"Ibarat masuk ke rumah orang rapi, jadi saat keluar juga usahakan juga rapi. Jadi, fokus saja beres-beres di sisa jabatan," pungkas Intsiawati Ayus. ***