KUALALUMPUR, GORIAU.COM - Anggota parlemen Malaysia dari Partai Keadilan Rakyat (PKR) Nurul Izzah dan suaminya, Raja Ahmad Sharir Iskandar Raja Salim, telah memohon agar masalah pribadi mereka tidak diganggu, di tengah-tengah hiruk pikuk spekulasi gugatan cerai diajukan Izzah.
Setelah sebuah laporan dari Star Online pada Kamis pekan lalu muncul dengan mengutip sebuah permohonan perceraian dari pengadilan agama diajukan Izzah pada Desember lalu, keduanya kemudian mengeluarkan pernyataan mereka akan melakukan yang terbaik demi memastikan kelangsungan pernikahan mereka, seperti dilansir situs asiaone.com, Minggu (26/1/2014)."Kita sangat sedih dengan adanya gangguan tidak bermartabat ke dalam kehidupan pribadi kami, dan kita akan melakukan yang terbaik untuk melanjutkan perkawinan kami," kata keduanya. "Keluarga adalah prioritas kami berdua, seperti waktu kami bersama-sama."The Star kemudian melaporkan Nurul Izzah, putri sulung pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, kemungkinan dapat menarik gugatan terhadap suami sudah sebelas tahun hidup bersama dirinya, setelah dibujuk untuk rujuk oleh keluarga mereka.Nurul Izzah, 33 tahun, adalah seorang tokoh oposisi di Partai Keadilan Rakyat. Dia menikah dengan Raja Ahmad Shahrir, 35 tahun, pada 9 Mei 2003. Keduanya telah dikaruniai sepasang anak, Raja Nur Safiyah (tujuh tahun) dan Raja Harith (empat tahun).Nurul Izzah adalah anggota parlemen untuk konstituen Lembah Pantai di Ibu Kota Kuala Lumpur, dan mendapat reputasi sebagai pembunuh raksasa. Dia berhasil mengalahkan Shahrizat Jalil, pemimpin perempuan Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), pada 2008. Tahun lalu, dia mempertanggunjawabkan tantangan dari mantan Menteri Raja Nong Chik Zainal Abidin.Dia sangat populer di kalangan kelas menengah liberal atas citra multirasialnya, dan dipandang sebagai calon pimpinan nasional.Izzah pertama kali muncul ke panggung politik pada 1998 setelah ayahnya dipecat sebagai wakil perdana menteri dan didakwa di pengadilan atas kasus korupsi dan sodomi. Nurul Izzah menjadi pembela terkuat Anwar.Dari seorang remaja pemalu, Izzah tumbuh menjadi pembicara publik yang kuat dan seorang politikus, bahkan lebih bersinar dari ayahnya.Sementara Raja Ahmad Shahrir tetap menjaga agar profilnya tidak terlalu menonjol. Dia dilaporkan bekerja di perusahaan keuangan di sebuah konsultan manajemen, dan juga peneliti madya di lembaga peneliti Institut RakyatBerita terkait perceraian Izzah menyebar seperti api di media sosial, dengan beberapa situs memberikan alasan-alasan spekulatif yang pedas.Nurul Izzah awalnya menolak untuk menanggapi laporan muncul pada Kamis pekan lalu itu. Saat dihentikan oleh para wartawan saat jumpa pers saat itu, wanita cantik itu mengatakan, "Saya pergi sekarang. Terima kasih untuk menghormati privasi saya".Namun, ketika ditanya di Twitter apakah dia sedang mengajukan perceraian, Izzah menjawab, "Wassalam. Tidak".***

