GOA - Pelaksanaan ibadah Natal di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, hingga hari ini berlangsung aman. Meski demikian, di salah satu gereja sempat terjadi ledakan akibat travo korsleting.

Insiden yang terjadi di Gereja Isa Al Masih, di Jalan Istana, Kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu itu mengejutkan para jemaat.

"Iya benar, ada ledakan yang berasal dari travo gardu listrik. Terjadi korslet saat hujan deras tadi sekira pukul 08.45 WITA. Listrik sempat padam, tapi kira-kira hanya lima menit karena kembali nyala setelah petugas PLN turun tangan. Ibadah bisa dilanjutkan lagi," kata Kapolres Gowa, AKBP Rio Indra Lesmana, yang dikonfirmasi Jumat (25/12) sore.

Rio menambahkan, delapan gereja di Gowa dijaga dua peleton pasukan dari Batalyon Infanteri (Yonif) 700/Raider, sisa pengamanan Pilkada.

"Ada dua peleton atau sekira 60 orang pasukan Raider yang belum dipulangkan ke markasnya pasca Pilkada masih ada di Gowa. Mereka turut mengamankan natal di sini," ujar Rio.

Sementara dari Polres Gowa, kata Rio, personel diturunkan sebanyak 2/3 kekuatan, sebanyak 700 orang polisi.

Sementara itu, perayaan Natal di wilayah Kota Makassar masih berlangsung aman. Sejak semalam hingga tadi pagi, Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Pudji Hartanto Iskandar, berkeliling ke sejumlah gereja besar guna memberikan jaminan rasa aman kepada jemaat. Dia menyambangi gereja Katedral di Jalan Kajao Lalido, gereja Immanuel di Jalan Balai Kota, gereja Bukit Zaitun di Jalan Cendrawasih, dan gereja Tanjung Bunga di Jalan Tanjung Bunga.

Di Makassar ada 130 gereja. Sebelas di antaranya masuk dalam kategori pengamanan prioritas berdasarkan jumlah jemaat dan gedung gereja yang besar. Sementara jumlah gereja di seluruh Sulsel hingga Sulbar sekitar 375.***