WASHINGTON, GORIAU.COM - Seorang remaja berusia 15 tahun di Amerika Serikat menembak mati kedua orangtuanya serta tiga adik-adiknya. Kepada polisi, ABG tersebut mengaku kesal pada ibunya dan telah berpikir untuk membunuh dan bunuh diri.

Tidak disebutkan penyebab kekesalan ABG tersebut pada sang ibu. Remaja putra bernama Nehemiah Griego tersebut ditahan polisi atas dakwaan pembunuhan. Dia ditangkap menyusul aksi penembakan pada Sabtu, 19 Januari waktu setempat lalu di rumah keluarganya di daerah pinggiran kota Albuquerque, New Mexico.

Kepada detektif wilayah Bernalillo County, ABG tersebut mengakui dirinya mengambil senapan serbu berkaliber .22 dari lemari orangtuanya dan menembak ibunya di bagian kepala, sementara adik laki-lakinya tidur di samping sang ibu.

Dikatakan Griego seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (22/1/2013), adiknya tersebut tidak percaya kalau ibu mereka telah meninggal. Griego pun memperlihatkan wajah sang ibu yang berlumuran darah kepada adiknya itu lalu menembaknya. Dia kemudian menembak dua adik perempuannya di kamar mereka.

ABG tersebut kemudian mengambil senapan AR-15 dari lemari orangtuanya dan menunggu ayahnya pulang ke rumah. Dia lalu menembak sang ayah beberapa kali saat ayahnya masuk ke rumah.

Kelima korban tewas diidentifikasi sebagai Greg Griego (51) dan istrinya Sarah Griego (40) serta tiga anak mereka: Zephania Griego (anak laki-laki berumur 9 tahun) dan kedua anak perempuan bernama Jael Griego (5) dan Angelina Griego (2). Semuanya terkena tembakan di kepala.

Ketika ditanyai apakah dia memberitahu orang lain mengenai pembunuhan keluarganya, Griego mengatakan bahwa dirinya telah mengirimkan foto ibunya yang tewas ke pacarnya. Kepolisian setempat tengah menyelidiki lebih lanjut kasus penembakan brutal ini.***