PESAWAT-PESAWAT tempur militer Rezim menyerang kota kedua Suriah, Aleppo untuk hari keempat berturut-turut, pada Rabu kemarin (18/12/2013), dalam serangan udara yang telah menewaskan sedikitnya 135 orang, banyak dari mereka anak-anak, kata lembaga pengawas.
Serangan tersebut difokuskan pada daerah-daerah yang dikuasai pejuang dari Aleppo timur dan utara, lapor Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan Rabu kemarin.Hari Minggu lalu merupakan pertama dari serangan rezim yang menyebabkan 76 korban tewas di enam lingkungan, di antaranya 28 anak-anak, kata pengawas berbasis di Inggris itu.Hari Senin 20 tewas termasuk empat anak, dan delapan anak termasuk di antara 39 yang tewas pada Selasa, ujar Observatorium yang bergantung pada jaringan sumber di lapangan untuk informasinya.Banyak dari mereka yang tewas disebabkan oleh apa yang disebut “bom barel’ yang dijatuhkan dari pesawat maupun helikopter.Dokter Tanpa Perbatasan (MSF) dalam laporannya mengatakan bahwa lebih dari 100 orang tewas akibat bom barel yang dijatuhkan dari helikopter rezim Assad dan rumah sakit sudah kewalahan untuk mengatasi para korban.Aktivis dan Observatorium menuduh pasukan Assad telah menggunakan bom barel untuk memaksimalkan korban dan kerusakan.Namun sumber keamanan Suriah membantah bahwa bom barel digunakan terhadap para pejuang anti Assad.Tapi beberapa pihak lain mengatakan militer Suriah lebih memilih senjata tersebut bukan rudal karena bom barel lebih murah.***

