PEKANBARU, GORIAU.COM - Tingkat kejahatan di Pekanbaru semakin tinggi. Bukan saja meresahkan bagi warga lokal tapi juga terhadap pendatang. Seperti yang dialami warga Tangerang, Provinsi Banten ini. Ia menjadi korban pencurian dengan modus hipnotis. Tanpa sadar, wiraswasta itu kehilangan uang Rp 3,5 juta di Jalan Juanda, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru.
Kasus ini sudah dilaporkan ke polisi dan penyidik tengah mencari tahu pelakunya. Korban sendiri ingin penghipnotisnya ditangkap dan diproses sesuai aturan berlaku.
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo saat dikonfirmasi wartawan Kamis (16/10), membenarkan kejadian tersebut. "Secara tertulis sudah masuk ke Polda Riau dan penanganannya dilakukan penyidik Polresta Pekanbaru," katanya.
Dalam laporannya korban menyebutkan, kejadian berawal sewaktu dirinya tengah duduk di jalan tersebut, Rabu (15/10). Tak lama kemudian, ia dihampiri mobil Toyota Avanza.
Dari mobil, turun pria tak dikenal dan menyapa korban, seolah sudah kenal dengannya. Pelaku mengajak korban masuk ke mobil dan berjanji akan mengantarkan korban pulang kembali.
Di dalam mobil, ada beberapa orang teman pelaku. Korban diajak ngobrol. Tanpa sadar, korban diantar ke lokasi tadi. Di sana, barulah ia sadar bahwa barang berharga miliknya hilang.
Pengakuan korban ke polisi, ia kehilangan uang Rp 800 ribu, BlackBerry Z 10 dan surat-surat penting lainnya. Kerugian korban ditaksir Rp 3,8 juta. ***



