
PADANG, GORIAU.COM - Untuk mengantisipasi penyadapan, mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal punya antisipasi. Salah satunya dengan meningkatkan cyber security yang harus dilakukan oleh pemerintah.
Peserta konvensi Capres Partai Demokrat Dino Patti Djalal ini menyarankan Indonesia harus membangun cyber security yang kuat. Caranya, pemerintah bisa merekrut anak-anak muda Indonesia yang ahli cyber namun mereka belum terakomodir dan diberdayakan dengan baik untuk kepentingan negara.
"Kita harus meningkatkan cyber security. Pemerintah sebaiknya merekrut anak anak muda kita yang ahli cyber untuk mengembangkan teknologi anti penyadapan," kata Dino di Padang, kepada GoRiau.com melalui rilisnya, Kamis (27/2/2014).
Disebutkan Dino, di Indonesia sekarang sebenarnya cukup banyak anak anak muda yang kreatif dan ahli cyber namun belum diberdayakan dan diarahkan dengan baik untuk hal hal yang lebih bermanfaat.
"Hacker hacker kita mampu membobol situs situs di negara lain. Kekreatifan dan kehebatan mereka dalam soal cyber perlu kita manfaat dan arahkan untuk membangun cyber security," tutur mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat ini.
Belum lama ini terbongkar aksi penyadapan yang dilakukan intelijen Australia terhadap kalangan pejabat di Indonesia. Seperti diungkapkan Edward Snowden, penyadap juga telah membongkar enkripsi 1,8 juta pelanggan Telkomsel dan Indosat. (rls)