
KANDIS, GORIAU.COM - Warga asli Riau dari Suku Sakai Batin Tiopati, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, mendukung H. Jon Erizal, SE, MBA, menjadi Gubernur Riau 2013-2018. Dukungan itu disampaikan tokoh masyarakat Sakai, Muhammad Anwar dalam pertemuan dengan Jon Erizal di kediamannya, Jalan Sultan Syarif Qasim, Kelurahan Simpang Belutu, Kandis, Jumat (26/4) malam.
''Kami dengan sekuat tenaga dan pikiran akan memberikan dukungan kepada Pak Jon Erizal, termasuk doa-doa dari Ustad Sakai,'' ujar mantan kepala desa dua periode itu. Menurutnya, warga Sakai yang berada di Kandis tidak banyak menuntut kepada calon Gubernur Riau jika terpilih nanti. Mereka hanya berharap Jon Erizal memberikan perhatian kepada peningkatan pendidikan dan memberikan peluang kerja kepada anak-anak Sakai.
Anak Sakai, Joni Saputra mengakui tidak banyak anak-anak Sakai yang punya kesempatan memperoleh pendidikan tinggi. Dirinya salah seorang yang beruntung memperoleh gelar sarjana. Sedangkan sebagian besar masih berpendidikan rendah, SD dan SMP. ''Berikan peluang kerja kepada saudara-saudara kami yang masih berpendidikan rendah ini,'' ujar calon legislatif DPRD Siak itu.
Warga Sakai lainnya, M. Rajab mengatakan mereka sulit mendapatkan pekerjaan, terutama di perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasional di sana. Padahal, mereka punya keinginan untuk mengabdikan diri di perusahaan tersebut. ''Kami selalu disingkirkan karena pendidikan kami masih rendah, dan kalah dengan warga yang lain,'' ujar pemuda yang hanya tamat SMP itu.
Jon Erizal memahami kondisi yang dihadapi masyarakat Sakai Kandis. Menurutnya, seharusnya warga Sakai punya kesempatan yang sama dengan warga masyarakat yang lain. ''Tidak boleh ada perbedaan,'' ujarnya.
Pembangunan yang akan dijalankannya nanti, kata Jon Erizal, merupakan pembangunan untuk seluruh warga masyarakat Riau. Apa yang telah ada sekarang, menurut pria kelahiran Bengkalis, ini sudah bagus. Namun masih perlu dibenahi terutama keseimbangan pembangunan antara pedesaan dengan perkotaan. ''Desa-desa masih perlu diperhatikan, terutama infrastruktur, pendidikan dan kesehatan,'' ujarnya.(rls)